Kopi Eyang Minta Maaf usai Bungkus Kucing dalam Karung dan Dibuang Hidup-Hidup
BANDUNG, iNews.id - Viral di media sosial pengelola Kopi Eyang Ciumbuleuit Bandung terbukti membungkus kucing dalam karung dan membuangnya hidup-hidup ke tong sampah. Aksi penyiksaan hewan itu diakui benar dan permohonan maaf disampaikan Kopi Eyang.
Melalui unggahan Instagram terbaru, pengelola Kopi Eyang menyampaikan permohonan maaf atas aksi penyiksaan hewan yang mereka lakukan. Kucing tersebut dianggap mengganggu, makanya pihak kafe memutuskan untuk membuangnya.
So, seperti apa pernyataan permohonan maaf Kopi Eyang usai terciduk membungkus kucing dalam karung dan membuangnya hidup-hidup ke tong sampah? Berikut pembahasan selengkapnya.
Kopi Eyang Minta Maaf usai Bungkus Kucing dalam Karung dan Dibuang Hidup-Hidup ke Tong Sampah
Secara terbuka, Kopi Eyang mengakui perbuatannya sangat tidak terpuji dan siap menanggung seluruh risiko. Mereka pun memastikan akan memperbaiki hal ini demi tidak terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
"Kami pihak manajemen dan owner Kopi Eyang ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang menimpa seekor kucing di area Kopi Eyang, Peristiwa ini adalah bentuk kelalaian kami, dan kami sepenuhnya bertanggung jawab atas apa yang terjadi di area usaha kami," ungkap manajemen Kopi Eyang, dikutip Minggu (11/1/2026).
Mereka melanjutkan, "Kami sangat menyesal karena telah terjadi perlakuan yang tidak layak terhadap makhluk hidup. Kami memahami kemarahan dan kekecewaan masyarakat, khususnya para pencinta hewan, dan kami menerima semua kritik sebagai bentuk kepedulian."
Sebagai tanggung jawab, pihak Kopi Eyang mengungkapkan bahwa telah melakukan evaluasi internal dan mengambil tindakan tegas serta memperbaiki SOP penanganan hewan di area kafe agar kejadian serupa tidak pernah terulang kembali.
Seluruh tim Kopi Eyang juga akan mendapatkan pembekalan khusus terkait penanganan situasi serupa ke depannya.
"Kami berkomitmen untuk menjadi tempat yang lebih bertanggung jawab, tidak hanya bagi pengunjung, tetapi juga bagi lingkungan sekitar dan makhluk hidup di dalamnya," ungkap manajemen.
"Sekali lagi kami memohon maaf atas kesalahan kami dan berterima kasih atas semua masukan yang telah diberikan. Hormat kami, manajemen Kopi Eyang," tambahnya.








