Gelombang Hallyu: Mendominasinya Budaya Korea Selatan di Industri Hiburan Jepang

Gelombang Hallyu: Mendominasinya Budaya Korea Selatan di Industri Hiburan Jepang

Travel | BuddyKu | Jum'at, 2 Desember 2022 - 16:23
share

Lebih dari satu dekade sejak budaya Korea Selatan (Korsel) membuat kemajuan besar di Asia Timur dan negara-negara Asia lainnya. Termasuk salah satu diantaranya, Jepang yang kini menghadapi Gelombang Hallyu. Apa itu?

Gelombang Korea ( Hallyu dalam bahasa Korea) merupakan fenomena yang segala hal terkait konten, seperti produk, lagu, drama TV, film dan audiovisual pada umumnya menjadi begitu populer di negara lain.

Ledakan Gelombang Hallyu pertama kali terjadi di Jepang dipicu oleh K-Drama tahun 2004 yang berjudul Winter Sonata . Sejak saat itu, wanita-wanita di Jepang jatuh cinta dengan Bae Yong-Joon yang sering dijuluki Yon-Sama.

winter sonata
K-Drama berjudul Winter Sonata. (Imdb)

Akibatnya banyak perhatian dari acara TV lainnya dari Korea di mana negara kebarat-baratan di Asia dan budaya populer Jepang yang seharusnya lebih dominan justru dikalahkan oleh budaya dari Korea Selatan.

Meski begitu, budaya Korea juga sangat dipengaruhi oleh budaya pop Jepang. Walaupun saat ini, faktanya budaya Korea lebih mendominasi di Jepang karena banyak hal populer yang mendominasi Korea.

Dikutip All Kpop , Jumat (2/12/2022), budaya populer Jepang bagaimanapun telah populer sejak tahun 1970 di beberapa negara Asia Timur, seperti Taiwan, Hong Kong, dan Singapura.

Namun pada tahun 1990-an, industri hiburan Jepang berkurang dan banyak budaya populer Jepang semakin kurang diminati. Bersamaan dengan itu, beberapa penyanyi populer Korea memperoleh ketenaran di Jepang.

Beberapa film Korea juga mendapatkan tempat di hati penonton Jepang, seperti film berjudul Shiri (1999) yang dibintangi Yunjun Kim dan Han Suk-kyu. Acara televisi Piala Dunia FIFA Korea-Jepang 2002 juga membuat hubungan buruk antara dua negara itu menjadi lebih bersahabat.

fifa world cup korea japan
Acara televisi FIFA World Cup Korea Japan tahun 2002. (All Kpop)

Tetapi yang terpenting, puncak budaya Korea semakin populer sejak serial drama televisi Winter Sonata tayang di Jepang. Ditayangkan pada tahun 2003 dan disiarkan ulang pada tahun 2004, drama itu sukses besar.

Sejak saat itu, budaya Korea mulai berdampak luas pada penerimaan Jepang terhadap budaya populer Korea; pada tahun 2004 saja, sebanyak 29 film Korea diputar di Jepang.

Tak hanya itu saja, 63 stasiun televisi terestrial dari total 127 menyiarkan 70 drama Korea pada awal tahun 2005. Masing-masing alasan ini mungkin berkontribusi pada Gelombang Hallyu di Jepang sampai batas tertentu.

Topik Menarik