Ada Wacana Rekayasa Struktur Tol Jogja-Bawen
RADAR JOGJA Penambahan lahan tol Jogja-Bawen seksi I yang melewati cagar budaya Selokan Mataram, diusahakan tidak berdampak pada bangunan SMPN 2 Tempel. Sebab, bangunan yang terdampak saat sosialisasi hanya sekitar musala. Oleh karena itu, ada wacana rekayasa struktur.
PPK Pengadaan Lahan Jalan Tol Jogja-Bawen Mustanir menyebut, saat ini SMPN 2 Tempel masih diikutsertakan terdampak pembangunan tol. Hanya saja, akan dinilai dan dihitung kembali. Untuk menentukan apakah rekayasa mungkin dilakukan atau tidak. Ini masih di-exercise. Kalau mungkin bisa dihindari agar tidak terkena, ya bisa jadi, kata Mustanir kemarin (11/10).
Sementara itu, bangunan SDN Banyurejo 1 dan cagar budaya Ndalem Mijosastran saat ini masih belum ada kepastian kapan direlokasi. Padahal, proses rekonstruksi di sekitar sekolah terus dilanjutkan.
ekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan, bangunan sekolah yang terdampak pembangunan tol akan dicarikan tempat baru. Sebab, pembangunan jalan tol merupakan proyek strategis nasional yang harus didukung. Kalau itu kena karena untuk kepentingan nasional, ya gimana lagi. Nanti carikan tempat yang baru. Kan nggak mungkin digeser, katanya. (lan/eno)





