Dewan Keamanan PBB Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi
NEW YORK, iNews.id - Dewan Keamanan PBB, Jumat (18/9/2026), mengutuk serangan kelompok Houthi Yaman ke Arab Saudi. Serangan menargetkan infrastruktur sipil dan energi hingga melukai puluhan warga, termasuk perempuan dan anak-anak.
Negara-negara anggota DK menekankan kembali hasil pertemuan sebelumnya, pada 7 Agustus, yang mengutuk serangan rudal Houthi terhadap Saudi serta kapal-kapal komersial.
Selain itu mereka juga mengulangi kecaman atas serangan dan ancaman terhadap pelayaran di Laut Merah dan Bab Al Mandab.
"(DK mendesak Houthi) Segera menghentikan eskalasi militer dan serangan yang memengaruhi warga dan objek sipil," bunyi keterangan DK PBB, dikutip Sabtu (19/9/2026).
Para anggota menyampaikan keprihatinan mendalam tentang laporan tewasnya seorang warga sipil serta melukai puluhan lainnya.
Data Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengungkap, serangan Houthi ke wilayah-wilayah di Yaman yang dikuasai pasukan pemerintah sejak awal September menyebabkan 125.000 orang mengungsi.
Eskalasi lebih lanjut akan memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah mengerikan di negara tersebut.
Mereka menyerukan pembukaan akses kemanusiaan yang penuh, aman, cepat, dan tanpa hambatan, serta menuntut pembebasan tanpa syarat para tahanan, termasuk 73 personel PBB dan staf LSM, kelompok masyarakat sipil, dan misi diplomatik.
DK PBB juga menyerukan kerja sama praktis dengan pemerintah Yaman guna mencegah Houthi memperoleh senjata, bantuan teknis, pelatihan, dan pembiayaan untuk kegiatan militer.
Para anggota menyampaikan solidaritas terhadap Arab Saudi seraya menegaskan hak negara itu untuk membela diri berdasarkan hukum internasional.
Lebih lanjut DK PBB juga menegaskan kembali komitmen terhadap persatuan, kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas teritorial Yaman. Perdamaian berkelanjutan tidak akan bisa dicapai melalui kekerasan, paksaan, atau penggunaan kekuatan.









