Di Hadapan Prabowo, Pramono Beberkan Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen
JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung memaparkan capaian ekonomi Jakarta saat peresmian LRT Jakarta, di Stasiun Manggarai, pada Rabu (16/9/2026). Ekonomi Jakarta tumbuh 5,52 persen dan inflasi tetap terjaga di 2,5 persen.
"Bapak Presiden, kami laporkan Jakarta triwulan ini tumbuh 5,52 persen, inflasi 2,5 persen dan Jakarta memberikan kontribusi bagi perekonomian kita 16,32 persen," kata Pramono dalam acara yang juga dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Rabu (16/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Pramono menjelaskan sepanjang 2021 investasi di Jakarta hanya menyentuh Rp103 triliun. Akan tetapi, baru dua tahun Prabowo menjabat presiden, nilai investasi sudah tumbuh 162 persen.
"Dalam era dua tahun ini, dalam kepemimpinan Bapak, Jakarta tumbuh 162 persen, di tahun 2025, investasi di Jakarta Rp270 triliun. Bahkan di triwulan kedua tahun ini, di tahun 2026, Jakarta investasinya Rp173 triliun," sambungnya.
Pertumbuhan ekonomi dan investasi, menurutnya menunjukkan kepercayaan tinggi investor terhadap Jakarta.
"Artinya bahwa ekonomi di Jakarta tumbuh dengan baik dan itu tidak mungkin terjadi tanpa ada rasa aman, nyaman dan juga kepercayaan investor dari manapun tentang Jakarta," katanya.
Diketahui, peresmian LRT Jakarta turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo bersama Pramono lebih dulu menjajal LRT Jakarta dari Stasiun Kelapa Gading menunju Stasiun Manggarai.
Setelah diresmikan ini, tarif LRT rute Kelapa Gading-Manggarai hanya Rp8 selama delapan hari ke depan. Setelah itu, tarifnya menjadi Rp5.000 secara flat.









