BNI Masih Kaji Rencana Pembagian Dividen Interim
IDXChannel - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) angkat bicara mengenai potensi pembagian dividen interim tahun buku 2026.
Direktur Finance & Strategy BNI, Hussein Paolo Kartadjoemena mengatakan, manajemen belum dapat memberikan konfirmasi resmi mengenai eksekusi dividen interim untuk tahun ini.
“Sampai saat ini terkait dividen interim memang masih kami kaji secara internal. Jadi mungkin belum ada yang dapat kami konfirmasi,” ujar Paolo dalam agenda Public Expose Live BNI, Rabu (9/9/2026).
Meski demikian, Paolo memastikan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil (return) yang berkelanjutan bagi pemegang saham melalui pembayaran dividen tahunan (final dividend), dengan tetap mempertimbangkan ketahanan struktur permodalan BNI.
“Namun kalau untuk dividen tahunan tentu itu akan kami bayarkan setiap tahun juga dengan mempertimbangkan posisi permodalan dan juga return bagi investor,” kata dia.
BNI sendiri mencatatkan rekam jejak penyaluran dividen yang konsisten dengan porsi pembagian yang relatif tinggi. Pada semester I 2026, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp10,8 triliun dengan rasio kecukupan modal (CAR) berada di level kuat yakni 18,1 persen.
Untuk tahun buku sebelumnya, BNI mempertahankan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) di kisaran 65 persen dari total laba bersih, yang dialokasikan sebagai dividen bagian negara serta imbal hasil bagi pemegang saham publik. (Febrina Ratna Iskana)









