Laba BHP Naik 30 Persen Berkat Lonjakan Harga Tembaga
IDXChannel - BHP Group melaporkan kenaikan laba yang tajam pada tahun fiskal 2026 yang berakhir pada Juni lalu.
Dilansir dari Investing pada Selasa (18/8/2026), pencapaian itu terutama didorong oleh harga tembaga yang lebih tinggi.
Laba bersih yang diatribusikan naik 30 persen menjadi USD13,2 miliar (Rp235 triliun) dari USD10,2 miliar di tahun sebelumnya, sementara EBITDA yang diatribusikan meningkat 27 persen menjadi USD32,9 miliar.
Pendapatan naik 15 persen menjadi USD58,8 miliar, didorong oleh harga tembaga, bijih besi, dan batu bara yang lebih tinggi.
Saham BHP yang terdaftar di Sydney naik 3,6 persen seusai rilis laporan keuangan pagi ini.
Tembaga merupakan pendorong utama hasil tersebut, dengan EBITDA yang diatribusikan dari divisi tersebut naik menjadi USD18,2 miliar dari USD12,3 miliar tahun sebelumnya.
Pendapatan divisi tersebut meningkat menjadi USD29 miliar, meskipun produksi turun tiga persen menjadi 1,95 juta ton.
BHP mengumumkan dividen final sebesar 99 sen per saham, sehingga total pembayaran dividen setahun penuh mencapai 172 sen, atau USD8,7 miliar, tertinggi dalam empat tahun terakhir.
Untuk tahun fiskal 2027, BHP memperkirakan produksi tembaga sebesar 1,65 juta hingga 1,8 juta ton. Produksi batu bara metalurgi diperkirakan mencapai 18,5 juta hingga 20,5 juta ton. (Wahyu Dwi Anggoro)









