Pramono Bakal Modifikasi Cuaca di Jakarta Tiap Pekan, Antisipasi Dampak El Nino

Pramono Bakal Modifikasi Cuaca di Jakarta Tiap Pekan, Antisipasi Dampak El Nino

Terkini | inews | Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:21
share

JAKARTA, iNews.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) setiap pekan sebagai langkah antisipasi menghadapi kemarau panjang sebagai dampak El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026. Kebijakan tersebut diambil setelah menerima laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Menurut Pramono, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada akhir September hingga awal atau pertengahan Oktober.

"Puncaknya kurang lebih nanti akhir September atau pertengahan Oktober minggu pertama, kedua Oktober baru akan ada hujan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Dia menyebut kemarau panjang kali ini menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan operasi modifikasi cuaca. Sebab, peluang terbentuknya awan yang dapat disemai diperkirakan lebih sedikit dibandingkan kondisi normal.

Meski demikian, Pramono telah menyetujui agar operasi modifikasi cuaca tetap dilaksanakan secara berkala setiap pekan.

"Jadi intinya tadi saya sudah memberikan persetujuan untuk kalau bisa setiap minggu itu satu-dua kali dibuat hujan buatan atau modifikasi cuaca," ujarnya.

Selain menyiapkan OMC, Pemprov DKI Jakarta juga memfokuskan upaya mitigasi terhadap dua dampak utama musim kemarau, yakni potensi kebakaran dan gangguan pasokan air bersih.

Menurut Pramono, pemerintah kota di wilayah DKI Jakarta akan mengintensifkan kampanye kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kedua persoalan tersebut.

"Pemerintah DKI Jakarta, wali kota akan campaign tentang Jaga Jakarta dalam dua hal, satu kebakaran, yang satu adalah penyediaan air bersih pasti mengalami hambatan," tuturnya.

Topik Menarik