GBK Takkan Ganti Rugi Tamu yang Sudah Booking Hotel Sultan: Mereka Bayar Sendiri
JAKARTA, iNews.id - Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) tak akan mengganti rugi calon tamu yang telah memesan kamar Hotel Sultan pascaeksekusi, Kamis (18/6/2026).
"Tidak, mereka memang karena booking sendiri dan ini izin kita harus luruskan juga, mereka juga membayar sendiri juga," ujar Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi Afif Kusumo usai melakukan eksekusi di depan lobi Hotel Sultan, Jakarta.
Dia mempersilakan calon komsumen yang telah telanjur memesan kamar di Hotel Sultan pascaeksekusi datang ke posko crisis center PPKGBK. Hal itu ditujukan untuk mendapat arahan dari para petugas.
"Oke baik, kalau yang dalam waktu dekat misalnya besok atau hari ini atau minggu besok (pesan kamar), silakan langsung datang ada di posko kami, ada crisis center. Tadi ada beberapa sebetulnya sudah datang dan langsung pindah ke beberapa hotel yang ada di kawasan Senayan," ucap Rakhmadi.
Rakhmadi menegaskan, pihaknya bersama Kemensetneg berkomitmen untuk melayani lebih baik lagi ke depannya.
"Tapi jangan khawatir, tentu arahan yang paling utama ialah sekarang kita kuasai dengan baik dulu, nanti ke depan begitu kita bisa open, kita bisa layani kita akan segera umumkan," terang Rakhmadi.
Sementara itu, kuasa hukum PPKGBK, Chandra M Hamzah menjelaskan, kontrak pemesanan kamar di Hotel Sultan dilakukan antara calon konsumen dengan PT Indobuildco. Untuk itu, dia menegaskan PPKGBK tak pernah terlibat kontrak pemesanan dengan calon konsumen.
"Boleh saya tambahin ya, dulu ya. Kontrak dilakukan itu hubungan antara si konsumen dengan Indobuildco atau penyedia hotel kan, bukan dengan PPKGBK. Itu dulu tuh. Jadi yang punya kewajiban menyediakan sarana adalah Indobuildco. PPKGBK tidak ada ikatan kontrak," kata Chandra.
Lagipula, Chandra menjelaskan, pengumuman eksekusi Hotel Sultan telah disampaikan dan diinformasikan dalam laman PPKGBK sejak dua minggu lalu.
"Bahwa ini akan dilakukan eksekusi tanggal 18. Kalau memesan sementara sudah tahu akan dieksekusi, silakan pikirkan sendiri. Kira-kira begitu ya. Sementara mau dieksekusi kok memesan gitu lho," tutur dia.










