Menhaj Lepas Kepulangan Perdana Jamaah Haji, Terlontar Permintaan Maaf
JAKARTA — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah haji Indonesia apabila selama proses penyelenggaraan ibadah haji masih terdapat layanan yang belum sepenuhnya memenuhi harapan.
Permohonan maaf tersebut disampaikan Menhaj saat melepas kepulangan perdana jamaah haji Indonesia ke Tanah Air di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Minggu 31 Mei 2026 malam.
Pada kesempatan itu, Menhaj menyambangi jamaah Kelompok Terbang (Kloter) SUB-01. Ia menyapa, berdialog, serta menyalami sejumlah jamaah yang bersiap kembali ke Indonesia setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Menhaj mengapresiasi kesabaran jamaah yang telah menjalani perjalanan ibadah selama sekitar 40 hari. "Setelah perjalanan 40 hari dengan berbagai dinamikanya, Alhamdulillah malam ini bapak dan ibu sekalian sudah bersiap kembali ke Tanah Air. Kami dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan doa dan harapan agar bapak dan ibu sekalian selamat dalam perjalanan hingga tiba di Indonesia," ujar Menhaj.
Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kendala yang mungkin dialami jamaah selama pelaksanaan ibadah haji.
"Atas nama keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah, kami memohon maaf apabila dalam proses layanan masih terdapat kendala dan kekurangan. Kami telah berusaha memberikan yang terbaik," ucapnya.
"Mungkin ada layanan yang terlambat, kasur yang kurang empuk, atau tenda yang terasa sesak. Semua itu menjadi bagian dari kekurangan yang kami mohonkan maaf sebesar-besarnya," sambungnya.
Selain menyampaikan permohonan maaf, Menhaj juga mendoakan seluruh jamaah Indonesia memperoleh predikat haji mabrur. Dalam acara tersebut, ia mengalungkan syal secara simbolis kepada perwakilan jamaah yang akan kembali ke Indonesia.
Pelepasan Kloter SUB-01 menjadi penanda dimulainya fase pemulangan jamaah haji Indonesia dari Arab Saudi. Kementerian Haji dan Umrah memastikan proses pemulangan seluruh jamaah akan terus dikawal agar berlangsung aman, tertib, dan lancar.










