Mauricio Souza Kaget Persija Sudah 7 Tahun Tak Jamu Persib Bandung di Jakarta: Absurd!

Mauricio Souza Kaget Persija Sudah 7 Tahun Tak Jamu Persib Bandung di Jakarta: Absurd!

Terkini | okezone | Kamis, 7 Mei 2026 - 13:16
share

DEPOK – Mauricio Souza kaget mengetahui Persija Jakarta sudah tidak menjamu Persib Bandung di Jakarta selama tujuh tahun. Baginya, hal tersebut sungguh absurd.

Persija akan berhadapan dengan Persib di pekan ke-32 Super League 2025-2026. Laga itu akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.

Pemilihan Stadion Segiri sebagai venue pertandingan menuai kontroversi. Pasalnya, lagi-lagi Macan Kemayoran tak bisa menjamu Persib di Jakarta.

1. Absurd

Tercatat, sudah tujuh tahun sejak terakhir kalinya Persija menjamu Persib di Jakarta. Momen itu terjadi pada Liga 1 2019 ketika duel berakhir 1-1. Setelah itu, pertandingan selalu digelar di luar Jakarta ketika mereka bertindak sebagai tuan rumah.

Souza berharap, keanehan ini menjadi evaluasi oleh operator kompetisi. Pasalnya, pelatih asal Brasil itu mengatakan, laga kandang adalah hal yang sangat penting bagi sebuah tim.

"Saya berharap ini berubah. Sebenarnya, menurut saya ini adalah sebuah absurditas (hal yang tidak masuk akal),” kata Souza kepada awak media, termasuk Okezone, di Persija Training Ground, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/5/2026).

 

“Sepakbola adalah hal yang sangat serius. Lihat berapa banyak orang yang terlibat di dalamnya. Jadi, tidak bisa bermain di rumah sendiri melawan tim tertentu itu sangat aneh," tukas pria berusia 5 tahun itu.

2. Jaminan

Souza mencurahkan isi hatinya dengan mengatakan pemindahan venue ini sangat berdampak bagi Persija. Seharusnya, operator kompetisi bisa menjamin pertandingan adil untuk semua tim.

"Jika dalam tujuh tahun kami tidak bisa menyusun strategi agar bisa bermain di Jakarta melawan Bandung, saya merasa sedih dan tidak setuju dengan ini," tutur Souza.

"Kami harus bermain di kandang, di stadion kami, di depan penonton kami. Sesuatu harus dilakukan. Tidak mungkin kami tidak bisa mengelola satu pertandingan besar seperti itu," tandasnya.

Topik Menarik