Pasukan Israel Serbu Kapal Kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla, Todong Senjata ke Aktivis
ISTANBUL, iNews.id - Penyelenggara misi kemanusiaan Gaza, Global Sumud Flotilla (GSF) II, buka suara terkait penyerbuan terhadap armadanya oleh pasukan Israel, Rabu (29/4/2026) malam.
Angkatan Laut (AL) Israel mencegat kapal-kapal GSF di perairan internasional, dekat Pulau Kreta, Yunani. Akibatnya, GSF kehilangan kontak dengan 11 kapal.
Disebutkan, kapal-kapal AL Israel mengepung konvoi tersebut dari jarak sangat dekat di perairan internasional. Setelah itu kapal-kapal AL Israel menempel armada kemanusiaan, sementara pasukan Zionis mengarahkan senjata mereka ke arah aktivis.
"Angkatan Laut Israel tidak akan bisa membungkam suara-suara yang menuntut keadilan," bunyi pernyataan GSF, dikutip Kamis (30/4/2026).
GSF juga menyerukan kepada negara-negara para aktivis untuk melindungi kapal-kapal mereka dan meminta pertanggungjawaban Israel.
Sebelumnya Arny Radio Israel melaporkan, pasukan AL mulai menyerbu dan mengmbil alih kendali kapal-kapal GSF yang hendak menuju Gaza.
Pasukan Israel sejauh ini menyita tujuh kapal armada di dekat Kreta.
Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Panjang Lebaran, Lalu Lintas di Sejumlah Titik Jakarta Padat
Sumber-sumber militer Israel juga mengatakan kepada stasiun televisi KAN, militer Zionis melakukan operasi terjauh yang dilakukan AL terhadap armada-armada yang mencoba menerobos blokade di Gaza.
Misi GSF II berangkat dari Barcelona, Spanyol, dengan sekitar 70 kapal dan hampir 1.000 peserta dari 70 negara, jauh lebih besar daripada misi sebelumnya pada September 2025, yang melibatkan 42 kapal dan 462 peserta.










