Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, Pramono Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum

Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, Pramono Dorong Warga Beralih ke Transportasi Umum

Terkini | okezone | Minggu, 19 April 2026 - 17:30
share

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan subsidi kepada pengguna bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Diketahui, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi mulai Sabtu (18/4), terutama untuk jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

"Sedangkan untuk subsidi kepada pengguna, tentunya Pemerintah DKI Jakarta tidak akan melakukan," ucap Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026).

Pramono menyampaikan bahwa keputusan kenaikan harga BBM merupakan kewenangan pemerintah pusat. Karena itu, berapa pun penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang ditetapkan, pihaknya akan tetap mengikuti kebijakan tersebut.

"Yang pertama, untuk BBM adalah kewenangan pemerintah pusat. Sehingga berapa pun penyesuaian harga BBM nonsubsidi, tentunya Pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti," ucapnya.

Setelah adanya kenaikan ini, Pemprov DKI Jakarta menyarankan agar pengguna BBM nonsubsidi beralih ke transportasi umum. Saran tersebut, menurut Pramono, merupakan terobosan untuk mengurangi penggunaan BBM nonsubsidi.

"Pemerintah DKI Jakarta akan melakukan terobosan agar masyarakat yang menggunakan BBM nonsubsidi semakin berkurang, dengan cara mendorong mereka untuk beralih ke transportasi umum," ujarnya.

 

Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM nonsubsidi per 18 April ini untuk jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Kenaikan harga tersebut dilakukan tanpa informasi sebelumnya kepada masyarakat.

Berdasarkan informasi harga BBM di situs MyPertamina, harga Pertamax Turbo (RON 98) melonjak tajam dari Rp13.100 per liter menjadi Rp19.400 per liter. Kenaikan juga dialami Dexlite, dari Rp14.200 per liter menjadi Rp23.600 per liter.

Hal yang sama terjadi pada harga Pertamina Dex yang naik dari Rp14.500 per liter menjadi Rp23.900 per liter. Sementara itu, harga BBM subsidi masih tetap sama.

Topik Menarik