Sekjen PBB Guterres Sambut Baik Gencatan Senjata Dua Minggu Iran-AS
IDXChannel - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres menyambut baik pengumuman gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran.
"Semua pihak untuk mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan menaati ketentuan gencatan senjata guna membuka jalan menuju perdamaian yang langgeng dan menyeluruh di kawasan tersebut," kata Guterres melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric dilansir dari Aljazeera, Rabu (8/4/2026).
Dia menambahkan, penghentian permusuhan sangat mendesak untuk melindungi nyawa warga sipil dan meringankan penderitaan manusia.
"Utusan Pribadi Sekretaris Jenderal PBB, Jean Arnault, berada di kawasan tersebut untuk mendukung upaya menuju perdamaian yang langgeng," katanya.
Untuk diketahui, Iran telah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Amerika Serikat (AS).
Trump mengatakan gencatan senjata itu bergantung pada persetujuan Iran untuk pembukaan yang lengkap, segera, dan aman di Selat Hormuz, jalur air yang menghubungkan Teluk Persia ke Laut Arab dan tempat seperlima pasokan minyak global melintas.
Blokade sebagian Iran terhadap selat tersebut telah mengganggu perdagangan global, menaikkan harga minyak, dan menyebabkan kekurangan bahan bakar di seluruh dunia.
AS telah menerima proposal 10 poin dari Iran, dan percaya itu adalah dasar yang dapat diterapkan untuk bernegosiasi.
AS dan Iran telah menyepakati hampir semua poin perselisihan dan periode dua minggu akan memungkinkan kesepakatan tersebut untuk diselesaikan dan diwujudkan.
“Jika serangan terhadap Iran dihentikan, angkatan bersenjata kita yang kuat akan menghentikan operasi pertahanan mereka,” katanya dalam sebuah unggahan di X.
Araghchi mengatakan bahwa jalur aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan dengan koordinasi bersama Angkatan Bersenjata Iran, dan bahwa keputusan tersebut diambil mengingat penerimaan Trump terhadap kerangka umum proposal 10 poin Iran sebagai dasar untuk negosiasi.
(Nur Ichsan Yuniarto)










