China Kirim Utusan Khusus ke Timur Tengah, Upaya Redakan Ketegangan Konflik Iran
JAKARTA - Pemerintah China berencana mengirim utusan khusus ke kawasan Timur Tengah, sebagai bagian dari upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan yang meningkat akibat konflik di kawasan tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning mengatakan, bahwa utusan khusus untuk urusan Timur Tengah, Zhai Jun, akan segera melakukan kunjungan ke sejumlah negara di kawasan tersebut.
“Zhai Jun akan melakukan perjalanan ke Timur Tengah dalam waktu dekat dan secara aktif berupaya membantu meredakan ketegangan,” ujar Mao Ning dalam pengarahan rutin kepada media di Beijing, seperti dilansir dari AP News, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, sejak pecahnya konflik yang melibatkan Iran, China telah melakukan berbagai upaya diplomasi intensif untuk mendorong terciptanya dialog dan de-eskalasi situasi.
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, juga disebut telah melakukan serangkaian komunikasi diplomatik melalui percakapan telepon dengan sejumlah pejabat tinggi dari berbagai negara. Di antaranya dari Rusia, Iran, Oman, Prancis, Israel, Arab Saudi, serta Uni Emirat Arab.
Dalam berbagai pembicaraan tersebut, Wang Yi menegaskan pentingnya menghentikan operasi militer secepat mungkin. Ia juga mendorong semua pihak yang terlibat konflik untuk kembali ke meja perundingan.
“Operasi militer harus segera dihentikan dan semua pihak perlu kembali ke dialog serta negosiasi secepat mungkin untuk mencegah meningkatnya ketegangan dan meluasnya konflik,” kata Mao Ning mengutip pesan diplomatik Wang Yi.
Langkah diplomasi ini menunjukkan upaya China untuk memainkan peran lebih aktif dalam menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah yang selama ini kerap dilanda konflik geopolitik.










