Garda Revolusi Iran Pantau Selat Hormuz 24 Jam termasuk Kapal-Kapal Perang AS
TEHERAN, iNews.id - Iran memantau aktivitas militer asing di Selat Hormuz 24 jam penuh di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS) terlebih setelah penempatan dua gugus tempur kapal induk serta pesawat pengebom AS ke wilayah Teluk Persia.
Kepala Staf Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Laksamana Muda Alireza Tangsiri mengklaim Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mempertahankan dominasi intelijen 24 jam penuh atas Selat Hormuz.
Pengawasan IRGC dilakukan di Selat Hormuz secara menyeluruh di permukaan, udara, bahkan bawah laut.
Pernyataan itu disampaikan Tangsiri, beberapa jam setelah Iran menggelar latihan militer di perairan strategis dunia tersebut karena menjadi arus lalu lintas minyak bumi.
Menurut Tangsiri, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (17/2/2026), simulasi tersebut sebagai latihan gabungan, langsung, dan terarah. Misi intelijen ini dilaksanakan untuk memastikan jalur yang aman untuk kapal melalui selat tersebut. Lebih dari 80 kapal tanker minyak dan kapal kontainer melewatinya setiap hari.
Luis Estrela Panggil 19 Pemain ke Timnas Futsal Putri Indonesia untuk Piala AFF Futsal Wanita 2026
Dia menambahkan latihan dilakukan di Teluk Persia dan Selat Hormuz seraya menyebut pulau-pulau di kedua jalur perairan tersebut sebagai benteng yang tak tertembus.
Pertahanan pulau-pulau dan seluruh Teluk Persia serta Selat Hormuz merupakan tanggung jawab Angkatan Laut IRGC. Latihan tersebut merupakan program rutin tahunan AL IRGC yang mempraktikkan manuver taktis serta keunggulan peralatan yang digunakan.
IRGC menggunakan peralatan tempur yang beberapa di antaranya diumumkan diumumkan resmi.
Dia menambahkan unit respons cepat AL IRGC berlatih secara rutin untuk melakukan intervensi, inspeksi, atau penyitaan kapal-kapal tanpa izin yang melintasi Selat Hormuz dan Teluk Persia.
IRGC pada Senin kemarin menyatakan, latihan militer bertajuk “Pengendalian Cerdas Selat Hormuz” dilakukan di bawah pengawasan langsung lapangan Panglima IRGC Mayor Jenderal Mohammad Pakpour.










