4 Klub Liga Indonesia yang Pernah Dibela Bio Paulin, Nomor 1 Dibawa 3 Kali Juara!
BERIKUT empat klub Liga Indonesia yang pernah dibela Bio Paulin. Salah satunya mampu dibawa hingga tiga kali menjadi juara.
Nama Bio Paulin cukup melegenda di sepakbola Indonesia. Sosoknya yang tinggi besar dan tanpa kompromi saat berlaga di lapangan hijau, membuat siapa saja terkesan.
Namun, karakternya yang lucu dan unik di luar lapangan, membuat Bio disukai masyarakat Indonesia. Apalagi, kini sang mantan pesepakbola telah dinaturalisasi dan menjadi WNI.
Lalu, siapa saja empat klub Liga Indonesia yang pernah dibela Bio Paulin? Simak ulasan berikut ini.
4 Klub Liga Indonesia yang Pernah Dibela Bio Paulin
1. Persipura Jayapura
Klub satu ini paling lama dibela Bio tepatnya pada 2007-2016. Bersama Mutiara Hitam, pesepakbola berpostur 187 cm tersebut mampu tiga kali juara Liga Indonesia yakni 2008-2009, 2010-2011, dan 2013.
Bio termasuk pemain asing dengan pengabdian terpanjang di Persipura. Tidak heran bila pria kelahiran Nanga Eboko (Kamerun) ini jadi legenda di Jayapura.
2. Mitra Kukar
Klub ini adalah tempat Bio memulai kariernya di Liga Indonesia. Ia menginjakkan kaki di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada 1 Juli 2006 dan membela Mitra Kukar selama setengah musim.
Bio bergabung dengan Naga Mekes dari Achille FC di Liga Kamerun. Bisa dibilang, Mitra Kukar menjadi pintu masuk sang pesepakbola dengan dunia bal-balan Tanah Air.
3. Sriwijaya FC
Lepas dari Persipura, Bio bergabung dengan Laskar Wong Kito Galo pada Januari 2017. Pesepakbola kelahiran 15 April 1984 ini bermukim di Sriwijaya FC selama dua musim.
Tak ada prestasi menonjol yang dicatatkan Bio bersama klub asal Sumatra Selatan tersebut. Apalagi, ia bergabung dengan Sriwijaya di usia yang terbilang uzur yakni 34 tahun.
4. PSGC Ciamis
Selepas dari Sriwijaya FC, Bio bergabung dengan klub asal Jawa Barat ini pada Mei 2019. Ia sempat berjuang membawa PSGC Ciamis naik ke kasta yang lebih tinggi di Liga Indonesia.
Sayangnya, waktu Bio hanya singkat di klub tersebut. Ia memutuskan pensiun pada awal 2020. PSGC jadi klub terakhirnya di dunia sepakbola profesional.









