Tiba di Cimahi, Jenazah Mayor Zulmi Disambut Tangis Keluarga
JAKARTA – Jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon, Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, tiba di rumah duka di Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2026) malam.
Kedatangan jenazah diiringi pengawalan ketat militer. Mobil ambulans yang membawa jenazah tiba disambut isak tangis keluarga yang telah menunggu di rumah duka.
Sebelumnya, jenazah tiba di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, sebelum diberangkatkan menuju Cimahi.
Setibanya di rumah duka, peti jenazah diturunkan oleh personel TNI dan langsung diterima oleh pihak keluarga. Jenazah kemudian dibawa masuk ke dalam rumah untuk disemayamkan.
Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung.
Sementara itu, dua prajurit lainnya yang gugur, yakni Serka (Anm) Muhammad Nur Ichwan dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon, juga telah diberangkatkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan secara militer.
Sebelumnya, ketiga jenazah prajurit TNI Kontingen Garuda United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dalam upacara militer yang dipimpin jajaran TNI. Presiden Prabowo Subianto turut memberikan penghormatan terakhir.
Diketahui, Kopda Anumerta Farizal Rhomadon (28) gugur dalam serangan ke posisi UNIFIL di Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, pada 29 Maret 2026.
Sehari setelahnya, pada 30 Maret 2026, Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar (33) dan Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan (26) gugur akibat ledakan bom pinggir jalan yang menghancurkan kendaraan yang mereka tumpangi di dekat Bani Hayyan.










