Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Jangan Malu Orang Tuamu Buruh-Pemulung, Cium Kakinya

Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Jangan Malu Orang Tuamu Buruh-Pemulung, Cium Kakinya

Terkini | inews | Senin, 12 Januari 2026 - 14:33
share

BANJARBARU, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto meminta anak-anak Sekolah Rakyat untuk tidak merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga mereka. Prabowo menegaskan, meski orang tua mereka bekerja sebagai buruh, petani miskin, hingga pemulung, tetapi pekerjaan tersebut adalah mulia.

“Anak-anak Sekolah Rakyat, murid-murid, anak-anakku, jangan kau kecil hati, jangan kau malu orang tuamu hanya buruh atau hanya petani miskin atau hanya tukang, pemulung, jangan kau malu,” kata Prabowo saat peresmian 166 Sekolah Rakyat yang dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Menurut Prabowo, para pekerja kecil tersebut justru memiliki kemuliaan karena mencari nafkah dengan cara yang halal dan penuh kerja keras demi masa depan anak-anak mereka. Bahkan, dirinya meminta kepada anak-anak Sekolah Rakyat untuk sungkem kepada orang tua jika pulang ke rumah.

“Mereka, mereka mulia, mereka kerja keras halal bekerja dengan keringat untuk masa depanmu jangan pernah kecil hati. Hormati orang tuamu. Kalau perlu kau pulang, kau sungkem, kau cium kaki orang tuamu. Jangan pernah kau malu,” katanya.

Prabowo kemudian membandingkan kemuliaan para pekerja kecil dengan perilaku koruptor yang dianggapnya telah mengkhianati negara dan bangsa. “Mereka lebih mulia dari orang-orang pintar tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa,” katanya.

Presiden bahkan menegaskan bahwa dia lebih hormat kepada pemulung hingga tukang becak. Dia secara terbuka juga menyatakan sikap pribadinya terhadap praktik korupsi, seraya menegaskan kewenangannya untuk berbicara tegas sebagai kepala negara.

“Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringat daripada mereka yang pintar-pintar tapi mencuri uang rakyat, saya lebih hormat. Karena Presiden ya saya boleh bicara ya kan,” katanya.

Prabowo kembali menekankan pentingnya menghormati orang tua dalam kondisi apa pun, termasuk ketika mereka belum mampu memberikan kehidupan yang layak bagi anak-anaknya.

Dia juga mengakui negara belum sepenuhnya mampu memberikan kesejahteraan terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus berjuang agar kekayaan negara dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat

Topik Menarik