Mengenal Somaliland, Wilayah Somalia yang Diakui Israel sebagai Negara Merdeka

Mengenal Somaliland, Wilayah Somalia yang Diakui Israel sebagai Negara Merdeka

Terkini | inews | Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:41
share

JAKARTA, iNews.id - Nama Somaliland kembali menjadi sorotan dunia setelah Israel secara mengejutkan mengakui wilayah tersebut sebagai negara merdeka dan berdaulat. Pengakuan ini menjadikan Israel sebagai negara pertama di dunia yang secara resmi mengakui kemerdekaan Somaliland, wilayah yang memisahkan diri dari Somalia lebih dari 3 dekade lalu.

Langkah kontroversial yang diumumkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Jumat (26/12/2025), itu diprediksi bakal memicu gelombang kecaman di kawasan.

“Saya mengumumkan hari ini pengakuan resmi Republik Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat,” kata Netanyahu, dalam pernyataan yang dikeluarkan Kantor Perdana Menteri Israel.

Netanyahu menandatangani deklarasi tersebut bersama Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar dan Presiden Somaliland Abdirahman Mohamed Abdullahi.

Mengenal Somaliland

Somaliland terletak di wilayah Tanduk Afrika, berbatasan dengan Djibouti di barat laut, Ethiopia di selatan dan barat, Teluk Aden di utara, serta Somalia di timur. Wilayah ini memiliki posisi strategis di jalur pelayaran internasional yang menghubungkan Laut Merah dan Samudera Hindia.

Somaliland mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia pada 1991, menyusul runtuhnya pemerintahan pusat Somalia dan pecahnya perang saudara. Sejak saat itu, wilayah ini membangun pemerintahan sendiri dengan ibu kota di Hargeisa, lengkap dengan parlemen, sistem hukum, mata uang, dan aparat keamanan.

Berbeda dengan Somalia yang lama dilanda konflik berkepanjangan, Somaliland dikenal relatif stabil dan aman. Pemerintahannya secara rutin menggelar pemilu lokal maupun nasional, sehingga sering disebut sebagai salah satu contoh stabilitas politik langka di kawasan Afrika Timur yang rawan konflik.

Meski beroperasi layaknya sebuah negara, Somaliland tidak pernah mendapat pengakuan resmi dari komunitas internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Uni Afrika tetap menganggap wilayah tersebut sebagai bagian dari kedaulatan Somalia. Pemerintah Somalia pun secara tegas menolak segala upaya pengakuan terhadap Somaliland sebagai negara merdeka.

Alasan utama penolakan internasional adalah kekhawatiran bahwa pengakuan Somaliland dapat memicu gerakan separatis di negara-negara Afrika lainnya. Uni Afrika selama ini menekankan pentingnya menjaga keutuhan wilayah negara-negara anggota sesuai batas kolonial.

Pengakuan Israel terhadap Somaliland pun dinilai sebagai langkah kontroversial yang berpotensi mengubah dinamika geopolitik kawasan. Selain membuka peluang kerja sama diplomatik dan ekonomi, keputusan ini juga berisiko memicu ketegangan baru, terutama dengan pemerintah Somalia dan negara-negara yang mendukung integritas teritorialnya.

Dengan status baru yang diakui Israel, Somaliland kembali menegaskan ambisinya untuk memperoleh pengakuan internasional yang lebih luas. Namun, jalan menuju pengakuan global masih panjang dan penuh tantangan di tengah penolakan kuat dari Somalia dan kehati-hatian komunitas internasional.

Topik Menarik