Penumpang WNA Whoosh Meningkat Tajam di 2025, Tembus 400.000 Orang

Penumpang WNA Whoosh Meningkat Tajam di 2025, Tembus 400.000 Orang

Terkini | inews | Selasa, 27 Januari 2026 - 07:55
share

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang warga negara asing (WNA) yang menggunakan layanan Kereta Cepat Whoosh pada tahun 2025. Sepanjang tahun 2025, jumlah penumpang WNA mencapai 401.282 penumpang.

Angka tersebut meningkat lebih dari 60 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 251.525 penumpang.

Tren pertumbuhan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan wisatawan mancanegara terhadap layanan Whoosh. Secara kumulatif sejak 2023 hingga 2025, total penumpang WNA Whoosh telah mencapai 681.713 orang.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan, peningkatan jumlah penumpang WNA ini menjadi indikator penting atas kualitas layanan yang terus dijaga oleh KCIC.

"Pertumbuhan penumpang WNA yang konsisten menunjukkan bahwa layanan Whoosh semakin dipercaya wisatawan mancanegara, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun kemudahan akses," ujar Eva dalam keterangan resmi, Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan data kumulatif sejak layanan Whoosh beroperasi, wisatawan asal Malaysia menjadi pengguna terbanyak dengan total 298.531 penumpang. Selanjutnya disusul wisatawan dari Singapura sebanyak 83.371 penumpang, China 59.893 penumpang, Jepang 32.176 penumpang, dan Korea Selatan 21.974 penumpang. 

KCIC menilai pertumbuhan penumpang WNA ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas pariwisata dan mobilitas internasional, serta semakin luasnya informasi global mengenai layanan kereta cepat Whoosh. 

Eva mengatakan, KCIC berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat integrasi transportasi agar semakin ramah bagi wisatawan mancanegara, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata nasional.

"Whoosh tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman perjalanan wisatawan asing di Indonesia. Konsistensi penggunaan oleh wisatawan dari berbagai negara menunjukkan daya saing layanan Whoosh di tingkat internasional," kata Eva.

Topik Menarik