Mahasiswa UB Ciptakan Inovasi Alat Pertanian untuk 40 Desa di Tulungagung

Mahasiswa UB Ciptakan Inovasi Alat Pertanian untuk 40 Desa di Tulungagung

Terkini | tulungagung.inews.id | Selasa, 9 Juli 2024 - 20:30
share

Tulungagung, iNews Tulungagung - Sebanyak 40 alat pertanian ciptaan mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) dipamerkan di halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (09/7).

Alat ini diciptakan para mahasiswa setelah diterjunkan pada April 2024 untuk mengidentifikasi masalah di 40 desa yang ada di 14 kecamatan.

Dari hasil identifikasi masalah itu kemudian diwujudkan menjadi alat yang membantu mengatasi permasalah di setiap desa.

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan dari berbagai alat bantu ini diproduksi di laboratorium FTP UB, lalu dibawa ke Tulungagung untuk dihibahkan di masing-masing desa.

"Alat ini semuanya murah, paling mahal Rp 8 juta. Kalau mau dicontoh sangat bisa, lalu ada Dana Desa untuk pengembangan," kata Heru Suseno.

Heru melanjutkan selain pengembangan satu desa satu inovasi ini juga akan mendorong inovasi di tingkat Kabupaten.

“Ini harus dimanfaatkan betul. Kami minta untuk mereplikasi jika ada kebutuhan sejenis,” tandasnya.

Program ini nantinya akan dikawal oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah Tulungagung.

Sementara Dekan FTP UB, Prof Yusuf Hendrawan, mengatakan Kabupaten Tulungagung dipilih karena ada kerja sama dengan Pemkab Tulungagung.

"Awalnya karena memilih Tulungagung untuk memajukan daerah daerah sentra pertanian di kabupaten Tulungagung dan Pak Pj juga bagian alumni UB di Fakultas Pertanian," katanya.

Bukan hanya itu, alat ciptaan mahasiswa ini juga diukur tingkat kebermanfaatannya bagi masyarakat.

FTP UB juga menggalakkan inovasi, sehingga institusi akademisi menjadi research and development (RnD) untuk wilayah kabupaten dan desa.

Harapannya mereka bisa mengidentifikasi alat yang ada di desa lain, namun juga dibutuhkan di desanya.

"Diharapkan nantinya alat serupa juga akan diduplikasi untuk diaplikasikan di desanya," tukasnya.

Topik Menarik