Cerita CEO Dekoruma, Anak Muda yang Sukses Jadikan Dekoruma Toko Furniture Terbesar di Indonesia
Jakarta - Dekoruma merupakan suatu bisnis yang didirikan tahun 2015 sebagai marketplace furniture, kemudian seiring berjalannya waktu bisnis ini berekspansi dengan membuka jasa layanan desain interior hingga penjualan rumah.
Dimas Harry Priawan selaku CO-Founder & CEO Dekoruma menyampaikan, bahwa pada awalnya bisnis Dekoruma ini berawal dari 2 alasan yaitu karena alasan personal maupun untuk bisnis. Ia mengungkapkan memiliki pengalaman menempati kontrakan kosongan, kemudian ketika ingin membeli furniture ia sedikit kesulitan karena belum banyak toko furniture pada saat itu.
"Pada tahun 2012-2013 saya melihat harga rumah dan properti itu sedang naik pesat dan memprediksi dalam 3 tahun kedepannya masyarakat akan memiliki gaya rumah yang kecil dan minimalis, dengan perkembangan teknologi pasti masyarakat akan semakin sadar akan digital. Dari hal tersebut diperkirakan akan banyak permintaan terkait desain interior/furniture. Melihat hal ini, pada tahun 2015 Dekoruma hadir," ucap Dimas kepada Radio Trijaya dalam program The Leader Trijaya FM, Rabu (12/06/24).
Dalam menjalankan bisnisnya, Dimas bekerjasama dengan para partner designer dengan mengembangkan gaya interior khas Dekorumah ialah desain dengan gaya Japandi (Jepang dan Skandinavia).
Berbeda dengan bisnis lainnya yang mengalami penurunan ketika pandemi COVID-19, Dekoruma justru mengalami perkembangan bisnis yang cukup pesat, karena masyarakat diwajibkan WFH dan Dekoruma bisa melakukan pembelian secara online.
Berdiri sejak tahun 2015, kini Dekoruma sudah memiliki 30 toko offline yang tersebar di 18 kota, seperti; Medan, Bali, Makassar, Pekanbaru dan lainnya agar dapat secara langsung mempelajari perilaku pembeli di setiap kota dan menyesuaikan strategi pemasaran sesuai dengan permintaan pasar. (Von)










