Usai PHK Karyawan, Elon Musk Gelontorkan 500 Juta USD Perluas Jaringan Supercharger

Usai PHK Karyawan, Elon Musk Gelontorkan 500 Juta USD Perluas Jaringan Supercharger

Terkini | okezone | Rabu, 15 Mei 2024 - 13:12
share

JAKARTA - Tesla akan menghabiskan lebih dari 500 juta dollar AS tahun ini untuk memperluas jaringan pengisian cepatnya (supercharger). Hal itu dikatakan CEO Tesla Elon Musk akhir pekan lalu, setelah tiba-tiba memberhentikan karyawan yang menjalankan bisnis tersebut.

“Sekadar menegaskan kembali: Tesla akan menghabiskan lebih dari $500 juta untuk memperluas jaringan Supercharger kami untuk menciptakan ribuan pengisi daya baru tahun ini,” kata Musk dalam sebuah postingan di platform media sosialnya X.

“Itu baru pada lokasi baru dan perluasan, belum termasuk biaya operasional yang jauh lebih tinggi,” ujarnya.

Melansir Reuters, Rabu (15/5/2024), setelah PHK minggu lalu, Musk mengatakan Tesla berencana memperluas jaringan Supercharger, tapi tak ingin terburu-buru untuk lokasi baru.

Namun, keputusan Musk untuk menghentikan tim pengisian kendaraan listrik mengacaukan rencana peluncuran stasiun pengisian cepat baru. Kemungkinan juga hal ini akan menunda upaya Presiden Joe Biden untuk elektrifikasi otomotif.

Pemerintahan Biden telah menyumbangkan 5 miliar dolar AS ke negara-negara bagian selama lima tahun untuk membangun 500.000 pengisi daya kendaraan listrik sebagai bagian dari program Infrastruktur Kendaraan Listrik Nasional. Tesla telah menjadi salah satu pemenang terbesar dalam proyel tersebut sejauh ini.

Topik Menarik