Prihatin Korban Banjir Lahar Dingin di Sumbar, JK: Bencana Ini sebagai Peringatan

Prihatin Korban Banjir Lahar Dingin di Sumbar, JK: Bencana Ini sebagai Peringatan

Terkini | inews | Selasa, 14 Mei 2024 - 13:18
share

AGAM, iNews.id - Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) berkunjung ke lokasi bencana di Posko Utama Agama, Simpang Bukik, Kecamatan Canduang, Sumatra Barat, Selasa (14/5/2024). Dalam kunjungan tersebut, JK mengingatkan bencana tersebut sebagai peringatan. 

“Saya merasa prihatin bagi masyarakat yang meninggal dan yang mengalami kerugian harta benda,” ujarnya saat berkunjung di Agam, Selasa (14/5/2024). 

JK mengakui saat ini dunia sudah banyak yang berubah, itu juga atas ulah manusia sendiri.

“Sekarang ini panas luar biasa di banyak negara, itu disebabkan kerusakan lingkungan, pembabatan hutan sehingga tidak ada yang menahan air. Bagi kita ini bencana peringatan, menjaga lingkungan, hutan, selokan dibersihkan supaya air tidak tertahan,” katanya. 

Selain menjaga alam, manusia juga harus ada kesiapsiagaan. Untuk saat ini yang harus dilakukan mengevakuasi korban, kemudian memenuhi kebutuhan masyarakat korban seperti makan, air, pakaian.

“Setelah itu rehabilitasi rumah korban yang mengalami rusak, tidak mungkin warga mengungsi ini selama dua minggu lebih. Mereka harus kembali ke rumah untuk itu pemerintah harus cepat melakukan perbaikan,” ucapnya.

Kunjungan JK ke Agam dalam rangka menyalurkan bantuan untuk korban. Dia mendatangi korban pengungsi dan menyampaikan suka kepada keluarga yang ditinggalkan.

Diketahui, data Basarnas Padang mencatat sebanyak 14 korban banjir lahar dingin dan longsor di Sumatra Barat (Sumbar) masih hilang. Total seluruh korban yang ditemukan meninggal dunia mencapai 50 orang.

Jumlah terbanyak yang masih hilang berasal dari Kabupaten Tanah Datar ada 11 orang hilang. Dari 11 orang tersebut, tujuh orang menjadi korban di Sungai Mega Mendung sekitar Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.

Topik Menarik