Khawatirkan Masa Depan Korban, KPAI Minta Video Bullying Binus Serpong Di-Take Down

Khawatirkan Masa Depan Korban, KPAI Minta Video Bullying Binus Serpong Di-Take Down

Terkini | okezone | Selasa, 27 Februari 2024 - 15:46
share

 

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI agar video viral di media sosial terkait aksi perundungan SMA Binus School Serpong di-take down (dihapus) dari media sosial.

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra menyebutkan upaya penghapusan video viral aksi kekerasan atau bullying di sekolah swasta di Serpong sudah diminta untuk dihapus.

"Kita sudah bersurat ke Kominfo untuk take down video kekerasan yang viral. Kita khawatir dengan masa depan anak baik korban, pelaku dan saksi. Serta kami khawatir anak-anak lain terinspirasi melakukan aksi kekerasan yang sama," kata Jasra Putra dalam konferensi pers di Kantor KPAI Menteng Jakarta Pusat, Selasa (27/2/2024) siang.

Ia menyebutkan, anak-anak tersebut meskipun ada yang berstatus sebagai pelaku dan saksi perlu mendapatkan perlindungan.

"Mereka (anak-anak) berusia anak punya masa depan untuk diperbaiki, kita minta pihak orang tua, aparat penegak hukum, para psikolog dan semua profesi untuk melihat situasi secara utuh," ujarnya.

Ia melihat contoh kasus AG di Jakarta yang mana semua publik marah, tapi dalam persidangan terkoreksi. Meskipun demikian, Jasra Putra menegaskan prinsipnya bagi KPAI, kekerasan tidak diperbolehkan khususnya untuk anak.

"Semua harus bergerak memastikan instrumen perlindungan anak, ada 16 hak anak korban, saksi, dan pelaku didapatkan, diantaranya yakni hak atas pendidikan, didampingi kuasa hukum, didampingi orangtua, dan identitas dirahasiakan," ujar Jasra Putra.

Topik Menarik