Ketua MUI Maluku Ajak Masyarakat Sambut Pemilu dengan Perkokoh Kearifan Lokal

Ketua MUI Maluku Ajak Masyarakat Sambut Pemilu dengan Perkokoh Kearifan Lokal

Terkini | ambon.inews.id | Sabtu, 10 Februari 2024 - 17:22
share

AMBON, iNewsAmbon.id - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku, Abdullah Latuapo, mengajak masyarakat setempat untuk menyambut Pemilihan Umum yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024 dengan memperkokoh kearifan lokal.

"Marilah kita bersatu sebagai saudara, saling mengasihi, dan menjalani pemilu dengan menghargai nilai-nilai kearifan lokal yang telah lama menjadi landasan kebersamaan, persatuan, dan kesatuan di antara kita semua," ujar Abdullah di Ambon, Jumat (9/2/2024).

Abdullah Latuapo juga mengajak seluruh warga Maluku untuk terus merawat semangat gotong royong, persaudaraan, persatuan, dan kesatuan.

Semua lapisan masyarakat Maluku diingatkan untuk bekerjasama dengan pemerintah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian.

"Dengan keamanan yang terjaga, kita dapat melaksanakan agenda nasional dengan damai dan sukses dalam menentukan pemimpin mendatang," tambahnya.

Sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku, ia juga menyerukan kepada masyarakat agar saling menghargai dan menghormati satu sama lain.

 

"Dalam rangka pelaksanaan Pemilu 2024, kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjaga ketenangan dan menciptakan situasi keamanan yang baik," lanjutnya.

Dosen dari IAIN Ambon ini juga mengingatkan seluruh pemilih agar menggunakan hak suara mereka di tempat pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

"Sebagai warga negara yang bertanggung jawab dan memiliki komitmen kebangsaan, mari kita bersama-sama memilih pemimpin yang diinginkan," paparnya.

Ia menegaskan bahwa walaupun masyarakat memiliki pilihan yang berbeda dalam pemilu, namun komitmen untuk menjaga persatuan, kesatuan, serta integritas bangsa dan negara harus tetap diutamakan.

"Dengan cara ini, kita dapat bersatu dan membangun negara yang kita cintai bersama-sama," tambah Abdullah Latuapo.

Topik Menarik