Microsoft Tawarkan Skema agar 60.000 Karyawan Mengundurkan Diri

Microsoft Tawarkan Skema agar 60.000 Karyawan Mengundurkan Diri

Teknologi | sindonews | Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03
share

Raksasa teknologi Microsoft menawarkan skema pengunduran diri sukarela (voluntary separation scheme/VSS) kepada sekitar 60.000 karyawannya.

Jumlah ini mencakup hampir seperempat dari total tenaga kerja perusahaan. Langkah tersebut ditujukan untuk menekan biaya operasional guna mengimbangi investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Penawaran ini terbuka bagi karyawan tertentu di Amerika Serikat (AS), Kanada, India, dan Inggris (UK) yang menempati posisi setingkat wakil presiden (vice president) ke bawah.

"Penawaran ini terbuka bagi karyawan yang memenuhi syarat di tim-tim tertentu di Kanada, India, Inggris, dan AS, dengan jenjang jabatan (grade level) 70 ke bawah," ujar juru bicara Microsoft melalui blog resmi perusahaan pada hari Senin.

Program pengunduran diri sukarela ini dilaporkan akan berdampak pada sejumlah divisi utama di dalam perusahaan, termasuk unit pengalaman AI (AI experience), Copilot, keuangan, sumber daya manusia, Xbox, serta divisi Windows + Perangkat (Windows + Devices).

Namun, penawaran ini tidak berlaku bagi kelompok karyawan tertentu, seperti mereka yang bekerja di bagian operasional pusat data (data center), bisnis komersial, pemasaran, dan unit keamanan.Langkah pengurangan biaya tenaga kerja ini diambil seiring dengan upaya Microsoft untuk terus meningkatkan modal serta fokus pada pengembangan infrastruktur dan produk berbasis AI.

Di tengah langkah perusahaan-perusahaan teknologi raksasa yang terus mengucurkan dana besar untuk investasi terkait AI, kekhawatiran mengenai dampak teknologi tersebut terhadap peluang kerja pun terus muncul.

Selain itu, CEO Anthropic, Dario Amodei, juga telah memberikan peringatan mengenai potensi hilangnya lapangan kerja dalam skala besar.

Sementara itu, menurut laporan media AS pekan lalu, Netflix dikabarkan akan mengurangi jumlah tenaga kerjanya sekitar enam persen—setara dengan 1.000 posisi pekerjaan.

Situs lelang eBay juga telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.000 karyawan awal bulan ini, menyusul langkah serupa yang dilakukan sebelumnya pada tahun yang sama yang berdampak pada 800 posisi.

Pada bulan Mei lalu, Meta juga telah melakukan PHK terhadap sekitar 10 persen dari total tenaga kerjanya secara global, yang berdampak pada sekitar 8.000 karyawan

Topik Menarik