Microsoft Menguji Teknologi APX untuk Bantu Windows 11 Berjalan Lebih Cepat

Microsoft Menguji Teknologi APX untuk Bantu Windows 11 Berjalan Lebih Cepat

Teknologi | sindonews | Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:43
share

Bank Indonesia (BI) memperkuat pemanfaatan skema Local Currency Transaction (LCT) untuk mempercepat dedolarisasi pada transaksi ekspor dan investasi. Nilai transaksi menggunakan mata uang lokal diproyeksikan mencapai USD55 miliar atau setara Rp999 triliun pada akhir 2026 melonjak sekitar 120 dari USD25 miliar pada 2025.

"Sekarang kita sudah hampir bekerja sama dengan 6–7 negara di mana transaksi kita dengan mitra utama kita itu kita gunakan mata uang lokal masing-masing. Dan saat ini transaksinya, perkiraan tahun ini USD55 miliar, padahal tahun lalu itu baru sekitar USD25 miliar," ujar Gubernur BI Destry Damayanti dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 dikutip pada Selasa (27/10/2026).

Baca Juga:China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Ancaman Dolar AS

Dia mengatakan peningkatan tersebut didorong kerja sama dengan enam hingga tujuh negara mitra dagang utama, dengan China sebagai penyumbang terbesar. Ia menilai penggunaan mata uang lokal menjadi instrumen penting untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS dalam perdagangan dan investasi.

Penguatan dedolarisasi dilakukan di tengah tekanan sektor eksternal terhadap neraca pembayaran Indonesia. Destry menyebut defisit transaksi berjalan pada kuartal II 2026 telah menembus 3, sehingga penguatan ekspor dan pengendalian impor menjadi kunci menjaga posisi devisa serta stabilitas nilai tukar rupiah.

"Tantangan utama Bank Indonesia saat ini ada di sektor eksternal dan neraca pembayaran ekspor-impor, terlebih defisit transaksi berjalan kita pada kuartal kedua kemarin sudah menembus di atas 3," kata Destry.

Salah satu sumber tekanan devisa berasal dari impor energi yang tinggi. Pemerintah dan BI berupaya menekan rembesan devisa migas melalui substitusi energi domestik, termasuk implementasi mandatori B50 dan etanol E20, serta perluasan pasar ekspor.

Baca Juga:Indonesia Lanjutkan Aksi Dedolarisasi, Transaksi Mata Uang Lokal Tembus Rp144 Triliun

Selain LCT, BI juga memperluas integrasi sistem pembayaran lintas negara melalui QRIS Cross-Border yang kini telah beroperasi di tujuh negara. Skema tersebut dirancang mempermudah transaksi digital lintas negara bagi wisatawan dan pelaku usaha.

Destry menambahkan, Singapura berencana bergabung ke skema LCT setelah sebelumnya terhubung melalui QRIS, sementara India berminat mengikuti kedua instrumen tersebut. Ia menilai pendekatan bilateral antarnegara lebih efektif dalam memperdalam penggunaan mata uang lokal dan memperkuat ketahanan ekonomi eksternal Indonesia.

Topik Menarik