Indonesia Lima Besar Pasar ChatGPT, tetapi Bos Baru OpenAI Duduk di Singapura
Indonesia ikut mendorong pertumbuhan ChatGPT, tetapi pengumuman terbaru OpenAI untuk Asia Pasifik tidak menyebut Indonesia satu kali pun.
OpenAI menunjuk Andreas Hartl sebagai Vice President of Sales Asia Pasifik dan Jepang (APJ), Senin (12/10/2026).
Berbasis di Singapura, ia memimpin tim sales dan go-to-market di seluruh kawasan. Sebelumnya, ia Senior Vice President APJ di Zscaler dan pernah memegang posisi senior di AVEVA, IBM, dan Microsoft.
Penunjukan itu mengikuti lonjakan pengguna. APJ kini menjadi kawasan dengan pengguna aktif mingguan ChatGPT terbesar di dunia, tumbuh hampir 90 persen sepanjang tahun ini.
Pengguna ChatGPT Business dan Enterprise di kawasan ini naik lebih dari dua kali lipat.Indonesia adalah bagian dari angka itu. Pada September 2025, OpenAI menyebut Indonesia termasuk lima pasar teratas ChatGPT, dengan pengguna aktif mingguan naik lebih dari tiga kali lipat dalam setahun.
Indonesia juga menjadi negara kedua setelah India yang mendapat paket ChatGPT Go seharga Rp75.000 per bulan, sudah termasuk PPN.
Namun, perlakuan terhadap pasar lain berbeda. Korea Selatan, pasar pengguna berbayar terbesar kedua setelah Amerika Serikat, mendapat kantor dan entitas lokal serta kemitraan dengan Kakao.
India dijajaki untuk pusat data dan program OpenAI Academy. Indonesia memberi Sam Altman visa emas 10 tahun pada 2023 atas potensi kontribusinya bagi pengembangan AI di Indonesia.
Sejauh penelusuran, belum ada pengumuman kantor, pusat data, atau kemitraan strategis OpenAI di sini.
Pasar besar belum otomatis berarti kontribusi besar. Selama Indonesia diperlakukan sebagai basis pelanggan, bukan mitra, kontribusi Indonesia bagi ChatGPT akan lebih besar daripada yang kembali ke Indonesia.
