Pembuluh Darah Ikut Menua Seiring Bertambahnya Usia, Ini Penjelasan Sains
JAKARTA, iNews.id - Penuaan tidak hanya terlihat dari perubahan pada kulit, rambut, atau kemampuan fisik. Di dalam tubuh, pembuluh darah juga mengalami proses penuaan secara perlahan seiring bertambahnya usia.
Proses tersebut dikenal sebagai 'vascular ageing' atau penuaan pembuluh darah. Perubahan ini merupakan bagian dari proses biologis yang berlangsung secara bertahap dan dapat memengaruhi kesehatan kardiovaskular seseorang.
Seiring usia bertambah, struktur dan fungsi pembuluh darah dapat mengalami perubahan. Salah satu hal yang menjadi perhatian para peneliti adalah perubahan pada kemampuan pembuluh darah untuk mempertahankan fungsi normalnya.
Apa yang Terjadi pada Pembuluh Darah saat Menua?
Pembuluh darah tidak sekadar menjadi saluran yang membawa darah ke seluruh tubuh. Dinding pembuluh darah merupakan jaringan aktif yang berperan dalam mengatur aliran darah dan merespons berbagai perubahan di dalam tubuh.
Dalam proses penuaan, pembuluh darah dapat mengalami perubahan pada struktur maupun fungsinya. Salah satunya berkaitan dengan berkurangnya elastisitas pembuluh darah.
Kondisi tersebut membuat pembuluh darah secara bertahap menjadi lebih kaku. Perubahan ini dapat memengaruhi cara pembuluh darah merespons tekanan dari aliran darah.
Pada tingkat seluler, proses penuaan pembuluh darah juga berkaitan dengan perubahan fungsi mitokondria. Struktur kecil di dalam sel ini berfungsi menghasilkan energi yang dibutuhkan agar sel dapat menjalankan berbagai aktivitasnya.
Dokter Vipada Sae-Lao, Nutrition Education and Training Lead – Asia Pacific Herbalife menjelaskan bahwa mitokondria memiliki peran penting karena jantung merupakan organ yang membutuhkan energi dalam jumlah besar untuk terus bekerja.
"Kesehatan kardiovaskular yang baik dimulai dari tingkat seluler, yaitu di dalam mitokondria," ujar dr Sae-Lao dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).
Mengapa Mitokondria Ikut Berperan?
Mitokondria dapat dianalogikan sebagai pusat produksi energi di dalam sel. Nutrisi dari makanan diproses melalui berbagai mekanisme metabolisme untuk menghasilkan energi yang dapat digunakan tubuh.
Jantung sangat bergantung pada proses tersebut karena harus terus berkontraksi dan berelaksasi sepanjang hidup.
Ketika seseorang bertambah usia, fungsi mitokondria juga dapat mengalami perubahan. Penurunan fungsi tersebut menjadi salah satu faktor yang diteliti dalam kaitannya dengan proses penuaan sel dan pembuluh darah.
Dengan kata lain, penuaan pembuluh darah bukan hanya persoalan perubahan bentuk atau struktur pembuluh darah. Di baliknya terdapat proses biologis yang berlangsung hingga tingkat sel.
Produksi Nitric Oxide Juga Berubah
Salah satu mekanisme yang berkaitan dengan fungsi pembuluh darah adalah nitric oxide (NO).
Senyawa ini membantu pembuluh darah untuk rileks dan melebar sehingga aliran darah dapat berlangsung dengan lebih baik. Namun, produksi NO dapat menurun seiring bertambahnya usia.
Penurunan tersebut dapat semakin dipengaruhi oleh pola hidup yang kurang aktif dan pola makan yang tidak seimbang.
Aktivitas fisik menjadi salah satu cara yang dapat membantu mendukung produksi NO secara alami. Sejumlah makanan, seperti bayam dan bit, juga mengandung nitrat yang dapat digunakan tubuh dalam proses pembentukan NO.
Penuaan Tidak Berarti Pembuluh Darah Pasti Bermasalah
Meski penuaan pembuluh darah merupakan bagian dari proses biologis, bukan berarti pertambahan usia secara otomatis menyebabkan penyakit kardiovaskular.
Kesehatan pembuluh darah juga dipengaruhi berbagai faktor lain, termasuk tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, aktivitas fisik, pola makan, kualitas tidur, berat badan, serta kebiasaan merokok.
Karena itu, menjaga kesehatan kardiovaskular perlu dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya dengan berfokus pada satu faktor.
American Heart Association memasukkan pola makan sehat, aktivitas fisik, menghindari nikotin, tidur berkualitas, menjaga berat badan, serta mengontrol kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah sebagai bagian dari delapan komponen penting kesehatan kardiovaskular.
Dokter Sae-Lao menekankan pentingnya kebiasaan sehari-hari dalam menjaga kesehatan jantung.
"Pola makan yang seimbang, aktivitas fisik yang rutin, tidur yang berkualitas, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan kardiovaskular," katanya.
Dengan memahami proses vascular ageing, masyarakat dapat melihat bahwa menjaga kesehatan jantung bukan hanya dilakukan ketika muncul keluhan. Kebiasaan hidup sehat sejak dini menjadi bagian penting untuk membantu mempertahankan fungsi pembuluh darah seiring bertambahnya usia.

