China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun

China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun

Teknologi | sindonews | Minggu, 12 Juli 2026 - 11:50
share

Para ilmuwan di Tiongkok telah menciptakan tolok ukur baru dalam teknologi kedirgantaraan dan medis dengan pengembangan baterai nuklir kompak.

Didukung oleh isotop karbon-14, yang memiliki waktu paruh 5.730 tahun, baterai ini mampu menyediakan energi berkelanjutan selama ribuan tahun.

Teknologi yang disebut Qianjiyuan Tianshu ini dikembangkan melalui kolaborasi antara Universitas Normal Barat Laut dan Teknologi Zhulong Gansu.

Inovasi ini memiliki potensi besar untuk mengurangi ketergantungan perangkat penting pada metode pengisian daya konvensional.

Baterai berukuran 16,8 sentimeter kubik ini menggabungkan isotop karbon-14 dan material silikon karbida untuk menghasilkan listrik.

Sistem ini menyalurkan partikel beta dari peluruhan radioaktif karbon-14 dengan aktivitas 129 milicurie ke dalam semikonduktor silikon karbida.Proses ini merangsang produksi elektron, yang menghasilkan arus hubung singkat sebesar 0,713 mikroampere (µA) dan tegangan rangkaian terbuka sebesar 2,06 V.

Model Qianjiyuan Tianshu adalah versi yang ditingkatkan dari prototipe sebelumnya, Zhulong-1, yang diperkenalkan pada November 2024.

Sebelumnya, baterai nuklir telah menjadi sumber daya utama untuk misi luar angkasa jarak jauh, termasuk wahana antariksa AS Voyager 1 dan Voyager 2.

China juga telah menggunakan teknologi serupa dalam misi eksplorasi bulannya.

Namun, ukuran yang lebih kecil dari baterai generasi baru ini membuka kemungkinan penggunaan komersial yang lebih luas.

Para peneliti kini menargetkan aplikasinya di bidang medis, khususnya implan seperti alat pacu jantung untuk menghindari kebutuhan operasi berkala untuk mengganti baterai.

Selain itu, teknologi ini memiliki potensi besar untuk operasi pemantauan jangka panjang di laut dalam, stasiun penelitian kutub, sistem pertahanan, dan aplikasi kedirgantaraan yang membutuhkan pasokan daya tanpa gangguan

Topik Menarik