NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Salah satu sungai tertua dan paling bersejarah dalam peradaban manusia perlahan menghilang. Sungai Eufrat, yang dulunya merupakan tempat kelahiran peradaban Mesopotamia, semakin menghilang dari pandangan sejarah dan kenyataan.
Situasi menjadi semakin kritis ketika Irak dan Turki terpaksa menandatangani perjanjian diplomatik darurat pada November 2025 hanya untuk menjaga kelangsungan hidup sungai tersebut.
Satelit GRACE (Gravity Recovery and Climate Experiment) NASA, sepasang satelit yang mengukur perubahan gravitasi Bumi untuk mendeteksi jumlah air di suatu wilayah, telah diam-diam mencatat krisis ini dari orbit selama lebih dari dua dekade.
Antara tahun 2003 dan 2010, satelit tersebut mencatat hilangnya sekitar 144 kilometer kubik air tawar dari cekungan Sungai Tigris dan Eufrat secara keseluruhan.
Situasi ini diyakini disebabkan oleh berbagai tekanan dan ancaman yang terkait dengan fenomena perubahan iklim, termasuk kekeringan berkepanjangan di wilayah tersebut.Suhu di timur laut Damaskus telah meningkat sekitar satu derajat Celcius dibandingkan dengan seabad yang lalu, sementara curah hujan rata-rata telah turun 18 milimeter per bulan per abad.Seiring kenaikan suhu, laju penguapan air juga meningkat, menyebabkan kekurangan air hujan untuk mengisi kembali sungai.
Di hulu, Ankara telah membangun jaringan bendungan besar yang telah mengurangi aliran alami Sungai Eufrat ke Suriah dan Irak.
Aliran tahunan alami Sungai Eufrat di perbatasan Turki-Suriah, yang diperkirakan sekitar 30 miliar meter kubik antara tahun 1930 dan 1973, telah turun menjadi sekitar 25 miliar meter kubik setelah pembangunan bendungan besar antara tahun 1974 dan 2010.
Air juga telah digunakan sebagai alat politik. Pada tahun 2021, Damaskus menuduh Ankara sengaja menghalangi aliran sungai di perbatasan, yang memengaruhi Sungai Eufrat.
Sebelumnya, Kementerian Sumber Daya Air Irak juga memperingatkan bahwa sungai tersebut dapat mengering sepenuhnya pada tahun 2040, sebuah perkembangan yang oleh sebagian orang juga dikaitkan dengan teori kiamat


