Bukan Sekadar Tongsis Mahal: DJI Osmo Pocket 4 Mulai Rp8 Jutaan, Ini Bedanya dengan Versi Lama
Zaman berubah. Vlogger tidak lagi mau repot bawa kamera terlalu besar. Tapi mereka juga ogah hasil videonya buram. Maka lahirlah DJI Osmo Pocket 4.
Anda sudah tahu: DJI selalu jago bikin alat kecil dengan fungsi raksasa. Osmo Pocket 4 kecil. Muat di kantong celana. Tapi jangan remehkan kemampuannya.
Ia pakai sensor CMOS 1 inci. Sama dengan yang dipakai kamera-kamera kompak mahal. Bukaannya (aperture) f/2.0. Artinya: terang benderang. Cocok untuk Anda yang suka bikin video malam hari atau di ruangan kurang cahaya (low-light).
Yang gila adalah kemampuan rekamnya. Kamera sekecil ini sanggup merekam video resolusi Ultra HD 4K dengan kecepatan 240 frame per second (fps). Itu slow-motion yang sangat ekstrem.
Warnanya? DJI membekalinya dengan profil 10-bit D-Log dan rentang dinamis (dynamic range) 14 stops. Bahasa sederhananya: transisi warnanya halus, tidak kasar. Kalau merekam orang, warna kulitnya kelihatan natural. Sehat.Kreator sekarang makin manja. Inginnya serba otomatis. DJI menuruti.
Ada fitur ActiveTrack 7.0. Kamera ini bisa mengikuti wajah Anda secara otomatis. Anda jalan ke mana, lensa ikut bergerak. Bahkan saat kamera di-zoom 4 kali lipat, fokusnya tidak lepas. Kalau mau mengunci subjek lain, tinggal ketuk layarnya.Kalau tangan penuh, cukup lambaikan telapak tangan (Palm Gesture). Kamera akan mengikuti. Atau angkat dua jari membentuk "V". Kamera langsung merekam. Praktis.
“Osmo Pocket 4 merepresentasikan evolusi. Menggabungkan performa tinggi dengan kemudahan penggunaan," kata Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle.
Memang, desainnya sangat intuitif. Layarnya tinggal diputar, kamera langsung merekam. Di bawah layar, DJI menaruh joystick 5D baru. Lebih presisi. Ada juga tombol khusus untuk zoom (1x dan 2x tanpa pecah, atau lossless) dan tombol Custom Preset.
Tidak bawa memori eksternal? Tenang. DJI membenamkan memori internal super besar: 107 GB. Kecepatan transfernya 800 MB/detik.Urusan baterai, DJI tahu kreator benci menunggu. Ada fitur Fast Charging. Nol ke 80 persen cuma butuh 18 menit. Kalau penuh, bisa merekam sampai 240 menit. Empat jam nonstop.
Kamera ini juga ramah dengan ekosistem mikrofon DJI (Mic 2, Mic 3, Mic Mini). Bisa merekam audio sampai 4-channel. Suara tetap jernih meski di tempat bising.
Harganya? DJI memberi dua pilihan. Paket standar (Standard Combo) dijual Rp8.100.000. Dapat kamera, kabel, penjepit, tali tangan, gagang, dan tas.
Bagi kreator serius, ada Creator Combo. Harganya Rp10.300.000. Isinya lebih komplet. Dapat lensa wide-angle, mikrofon DJI Mic 3 lengkap dengan klip dan pelindung angin (windscreen), lampu penerang (Fill Light), tripod mini, dan tas yang lebih besar.
Barang ini sudah bisa dipesan (pre-order) sejak 16 April sampai 29 April 2026. Tanggal 30 April barangnya baru ada di toko fisik.










