Produksi Smartphone pada Q1 2026 Turun 41 Persen

Produksi Smartphone pada Q1 2026 Turun 41 Persen

Teknologi | sindonews | Minggu, 19 April 2026 - 07:30
share

Produksi smartphone global pada kuartal pertama tahun 2026 (Q1 2026) mencatat penurunan sebesar 4,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didorong oleh kekurangan RAM dan penyimpanan global.

Laporan terbaru dari perusahaan riset International Data Corporation (IDC) mengungkapkan bahwa hanya 289,7 juta unit smartphone yang tercatat pada kuartal tersebut, dibandingkan dengan 302 juta unit pada Q1 2025.

Meskipun pasar secara keseluruhan menurun, Samsung dan Apple muncul sebagai satu-satunya produsen besar yang mencatat pertumbuhan positif, sementara produsen dari Tiongkok mencatat penurunan yang signifikan.

Samsung sekali lagi mendominasi pasar global dengan pangsa pasar 21,7 persen setelah memproduksi 62,8 juta unit, meningkat 3,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Apple berada di urutan kedua dengan 61,1 juta unit atau pangsa pasar 21,1 persen, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,3 persen.

Sebaliknya, Xiaomi mencatat penurunan produksi terbesar sebesar 19,1 persen, diikuti oleh Oppo yang turun 9,9 persen dan Vivo yang turun 6,8 persen.

IDC mengaitkan ketahanan Samsung dengan kemampuan perusahaan untuk memiliki fasilitas pabrikasi RAM dan penyimpanan sendiri, sementara Apple dilindungi oleh perjanjian pasokan jangka panjang, meskipun dengan biaya yang lebih tinggi.

Kekurangan komponen-komponen penting ini sebelumnya telah diprediksi pada akhir tahun lalu dan diperkirakan akan terus membebani produksi perangkat seluler sepanjang tahun ini.

Topik Menarik