Antara Titanium dan Tradisi Ukiyo-e: Honma x Huawei Watch GT 6 Pro Dibanderol Rp5,5 Juta!
Huawei memilih jalur sempit namun jelas saat membawa Honma x Huawei Watch GT 6 Pro ke Indonesia: menyasar golfer serius yang butuh presisi, bukan sekadar pengguna jam pintar umum. Produk hasil kolaborasi dengan Honma, merek golf legendaris Jepang berdiri sejak 1959, ini resmi dijual di Tanah Air mulai 5 Februari 2026 dengan harga Rp5.599.000.
Angka tersebut menempatkannya di segmen premium, namun masih relatif rasional jika dilihat dari fungsi yang ditawarkan. Di pasar wearable Indonesia, harga jam pintar dengan fitur kesehatan dasar kini berkisar Rp1 juta–3 jutaan. Namun, untuk segmen niche seperti golf—yang menuntut akurasi GPS tinggi, pemetaan lapangan detail, dan daya tahan baterai ekstrem—pilihan masih terbatas dan umumnya berharga lebih mahal.
Kolaborasi Jepang-China
Honma x Huawei Watch GT 6 Pro menggabungkan dua karakter kuat. Honma membawa warisan craftsmanship Jepang dengan pendekatan detail dan simbolisme khas golf, sementara Huawei menyuntikkan teknologi wearable flagship yang sebelumnya hanya hadir di lini kelas atas seperti Huawei Watch Ultimate.Debut global produk ini dilakukan di Jepang pada Oktober 2025, sebelum akhirnya masuk ke Indonesia. Langkah ini mencerminkan pasar sasaran yang jelas: negara dengan komunitas golf aktif dan daya beli yang cukup mapan.
Setiap unit dijual dalam kemasan gift box berisi golf marker, green fork, dan bola golf edisi khusus. Bukan sekadar bonus kosmetik, perlengkapan ini menegaskan positioning produk sebagai bagian dari ekosistem golf, bukan aksesori fesyen semata.
Desain: Simbol Golf Jepang di Pergelangan Tangan
Secara fisik, arloji ini menolak kesan plastik. Menggunakan material aerospace-grade titanium alloy pada casing dan sapphire glass pada layar, perangkat ini dirancang untuk tahan gores meski harus berhadapan dengan pasir bunker atau sinar matahari terik 18 holes. Estetika Jepang hadir lewat dial bermotif daun pinus, siluet Gunung Fuji, serta pola gelombang ukiyo-e yang klasik. Bahkan, jarum detiknya didesain menyerupai klub driver, memberikan sentuhan playful yang elegan.HUAWEI FreeClip 2 Hadir di Indonesia dengan Desain Airy C-Bridge Baru, Fitur Adaptive Listening
Dari sisi visual, jam ini menghindari pendekatan futuristis berlebihan. Dial bermotif pine leaf—ikon warisan Honma—dipadu siluet Gunung Fuji dan pola gelombang ukiyo-e, seni cetak kayu klasik Jepang. Elemen ini tidak hadir sebagai ornamen kosong, melainkan membangun identitas bahwa jam ini berakar pada budaya golf Jepang.
Bezel emas hitam tiga dimensi, jarum detik berbentuk driver club, hingga buckle strap berlapis emas dengan ukiran logo Honma memperjelas bahwa ini adalah edisi terbatas, bukan varian massal.
Fitur Golf: Bukan Gimmick, tapi Alat Canggih
Keunggulan utama Honma x Huawei Watch GT 6 Pro terletak pada fungsi golf profesionalnya. Jam ini dibekali All New Sunflower Antenna System, teknologi antena presisi yang meningkatkan akurasi penentuan posisi—faktor krusial saat membaca jarak pukulan.Perangkat ini menyimpan peta 3D berwarna lebih dari 17.000 lapangan golf di dunia, termasuk 99 persen lapangan di Jepang. Data ini dapat diunduh melalui aplikasi Huawei Health di ponsel iOS maupun Android, lalu digunakan secara offline. Artinya, pemain dapat bermain tanpa membawa ponsel ke lapangan.
Jam ini menampilkan jarak ke depan, tengah, dan belakang green secara real-time, lengkap dengan visual kontur dan kompas arah. Fitur slope-adjusted distance memperhitungkan elevasi naik-turun lapangan untuk menampilkan jarak “aktual”, membantu golfer memilih klub dengan lebih tepat. Bahkan, jarak pukulan terakhir ditampilkan langsung untuk evaluasi cepat.Data tersebut kemudian diolah untuk merekomendasikan klub dan target pukulan, menjadikan jam ini semacam caddie digital di pergelangan tangan. Untuk latihan, tersedia driving range mode yang memantau backswing, downswing, tempo, dan kecepatan ayunan secara real-time.
Kesehatan dan Aktivitas di Luar Golf
Meski fokus pada golf, jam ini tetap berfungsi sebagai smartwatch premium serbaguna. Dukungan olahraga lain mencakup cycling, trail running, hingga diving. Sistem Huawei TruSense menghadirkan pemantauan kesehatan komprehensif, termasuk ECG dan analisis aritmia bersertifikasi CE, pemantauan kesehatan jantung, Sleep HRV, kesadaran pernapasan saat tidur, serta emotional wellbeing multi-dimensi.Seluruh data terintegrasi di aplikasi Huaweo Health, memperkuat pendekatan Huawei pada manajemen kesehatan berbasis data jangka panjang.
Baterai: Faktor Pembeda Utama
Salah satu keunggulan paling relevan adalah daya tahan baterai. Honma x Huawei Watch GT 6 Pro diklaim mampu bertahan hingga 21 hari penggunaan normal, atau sekitar 40 jam dengan GPS aktif. Di segmen jam golf, ini menjadi nilai jual signifikan, mengingat banyak perangkat sejenis harus diisi ulang setiap beberapa hari.Bagi golfer yang rutin bermain beberapa ronde dalam seminggu, daya tahan ini berarti lebih sedikit gangguan dan risiko kehabisan daya di tengah permainan.
Harga Honma x Huawei Watch GT 6 Pro
Dengan harga Rp5.599.000, Honma x Huawei Watch GT 6 Pro jelas bukan produk untuk semua orang. Namun, jika dilihat dari sudut pandang golfer aktif—yang biasa mengeluarkan biaya besar untuk green fee, perlengkapan, dan keanggotaan—harga tersebut relatif sepadan dengan fungsi yang ditawarkan.Alih-alih bersaing di pasar smartwatch umum, Huawei dan Honma memilih ceruk sempit dengan kebutuhan spesifik. Strategi ini membuat produk tidak harus menang volume, tetapi cukup relevan bagi komunitas yang tepat.
Google Gratiskan 3 Fitur AI untuk Gmail
Di pasar wearable Indonesia yang kian padat, Honma x Huawei Watch GT 6 Pro tampil bukan sebagai jam pintar paling murah atau paling canggih secara umum, melainkan sebagai alat kerja premium bagi golfer. Dan justru karena fokus itulah, posisinya menjadi jelas.










