Loading...
Loading…
Hacker Jual Data Media CNBC Indonesia, Ahli IT Bingung dan Merasa Aneh

Hacker Jual Data Media CNBC Indonesia, Ahli IT Bingung dan Merasa Aneh

Teknologi | katadata.co.id | Selasa, 27 September 2022 - 15:09

Media seperti CNBC Indonesia dan Narasi kini menjadi sasaran penjahat siber, termasuk hacker. Namun terkait dugaan kebocoran data karyawan CNBC, ahli informasi dan teknologi (IT) menilai agak aneh.

Hacker dengan nama akun Mikasastak mengaku dirinya memiliki data pegawai CNBC Internasional. Informasi ini kemudian diunggah di situs breached.to berjudul !CNBC INDONESIA HACKED.

Data yang diambil yakni daftar nama pekerja, Nomor Induk Kependudukan (NIK), transaksi, nomor ponsel, tanggal lahir, dan Kartu Keluarga (KK). Namun, hacker itu tidak memberikan sampel informasinya.

CNBC INDONESIA, apakah website Anda sangat penting bagi masyarakat Indonesia? kata Mikasastak melalui situs breached.to. Kami hanya memberi tahu bahwa kelemahan dan keamanan situs web Anda perlu diperbaiki.

Namun Spesialis Keamanan Teknologi Vaksincom Alfons Tanujaya tidak dapat menilai validitas data tersebut. Sebab, hacker Mikasastak tidak memberikan sampelnya.

Dan, saya bingung, data apa di CNBC Indonesia yang begitu penting, selain data karyawannya. Ukurannya sampai 19 GB. Bingung kan ? kata Alfons kepada Katadata.co.id , Selasa (27/9).

Hal senada disampaikan oleh Peneliti Keamanan Siber Communication Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha. Belum bisa divalidasi karena tidak ada sampel, ujarnya.

Dan, memang agak aneh. Kok , file yang dikompresi lebih besar (kapasitasnya) dari file asli, tambah dia.

Katadata.co.id juga mengonfirmasi dugaan kebocoran data tersebut kepada CNBC Indonesia. "Saya sudah berkoordinasi dengan tim IT dan terkonfirmasi bahwa data-data yang disebutkan tak ada hubungannya dengan situs berita CNBC," kata Pemimpin RedaksiWahyu Daniel kepada Katadata.co.id .

Sebelumnya, akun media sosial awal redaksi Narasi dikabarkan diretas ( hack ).

Original Source

Topik Menarik