Shin Tae-yong Gembleng 40 Talenta Muda Sepak Bola Indonesia

Shin Tae-yong Gembleng 40 Talenta Muda Sepak Bola Indonesia

Olahraga | sindonews | Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33
share

Di tengah kesibukannya bersama Persija Jakarta, Shin Tae-yong menyempatkan diri membina generasi penerus sepak bola Indonesia. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu hadir sebagai Special Guest Coach dalam program LOTTE Bintang Muda Generasi Masa Depan 2026, mendampingi dua mantan pemain Persija, Ismed Sofyan dan Atep Rizal, untuk melatih 40 talenta muda terpilih.

Program edisi kedua ini menjadi wadah bagi anak-anak yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional untuk mengasah kemampuan teknik, memahami taktik, dan merasakan atmosfer latihan yang lebih terarah. "Sebenarnya, saya sangat berterima kasih. Acara seperti ini memberikan mereka kesempatan untuk berkembang sejak kecil, dan juga memberi mereka kesempatan untuk berlatih bersama pelatih-pelatih yang baik," ujar Shin Tae-yong, yang pernah menangani Timnas Indonesia pada 2020–2025.

Perjalanan para peserta dimulai melalui pencarian bakat di sejumlah sekolah di wilayah Jabodetabek. Ismed Sofyan dan Atep Rizal terlibat langsung dalam seleksi awal dengan menguji kemampuan dasar sepak bola, mulai dari passing, dribbling, hingga shooting.

Dari proses tersebut, sebanyak 70 anak terpilih untuk mengikuti seleksi lanjutan di Soccerfield, Bogor. Mereka harus melewati serangkaian tes, seperti agility hurdles and cones, sprint, inside-outside dribble, serta precision shooting.

Penilaian dilakukan oleh Ismed dan Atep, dengan masukan dari Shin Tae-yong. Hasilnya, terpilih 40 pemain muda terbaik yang kemudian dibagi menjadi empat tim, yakni Tim Macan, Tim Harimau, Tim Elang, dan Tim Rajawali. Masing-masing tim terdiri dari 10 pemain.Ismed akan menangani Tim Elang dan Tim Rajawali, sedangkan Atep melatih Tim Macan dan Tim Harimau. Para peserta juga akan mendapatkan pelatihan khusus dari Shin Tae-yong.

Selama program berlangsung, para pemain akan menjalani latihan intensif yang mencakup pengembangan teknik dan pemahaman taktik. Mereka juga akan mengikuti berbagai tantangan yang memadukan keterampilan sepak bola dengan aktivitas kompetitif berhadiah.

Setelah rangkaian latihan selesai, keempat tim akan bertanding dalam kompetisi mini. Program ini menyediakan total hadiah senilai ratusan juta rupiah, termasuk penghargaan bagi juara dan runner-up serta kategori individu, seperti Best Player, Best Goalkeeper, Top Scorer, dan Most Improved Player.

Keseruan program tidak berhenti di babak final. Para peserta juga akan mengikuti fun match yang mempertemukan All-Stars Bintang Muda Generasi Masa Depan 2026 dengan All-Stars edisi 2025.

Lee Chulwong, representatif Daehong Indonesia, menjelaskan bahwa program ini kembali mengusung sepak bola karena besarnya potensi dan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahraga tersebut.Menurutnya, program ini dirancang untuk membina sekaligus mendukung anak-anak yang memiliki impian menjadi pemain profesional melalui kesempatan berlatih dan mengembangkan kemampuan secara langsung. Shin Tae-yong berharap program pembinaan seperti ini dapat membantu pemain muda mempelajari dasar-dasar sepak bola melalui sistem latihan yang terarah sejak usia dini.

"Melalui acara ini, saya berharap para pemain muda kita bisa belajar dengan sistem yang terarah sejak usia dini. Karena pada usia seperti ini, cara mereka mempelajari dasar-dasar sepak bola akan sangat berpengaruh terhadap bagaimana mereka bisa menjadi pemain yang hebat ketika dewasa nanti," ucapnya.

Kehadiran Shin Tae-yong bersama Ismed Sofyan dan Atep Rizal menjadi kesempatan berharga bagi 40 talenta muda tersebut. Selain mengasah kemampuan di lapangan, mereka berkesempatan belajar dari pengalaman para pelatih yang pernah merasakan persaingan di level profesional dan internasional.

Topik Menarik