Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet Daerah

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet Daerah

Olahraga | sindonews | Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:34
share

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 menjadi wadah bagi atlet esports dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan di tingkat nasional. Digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI), kompetisi ini menerapkan sistem seleksi berjenjang, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.

Rangkaian kompetisi diawali dengan babak kualifikasi di masing-masing Komando Daerah Militer (Kodam). Tim yang lolos kemudian melaju ke kualifikasi nasional untuk memperebutkan tiket ke babak final. Sistem tersebut membuka kesempatan bagi tim dari berbagai wilayah untuk bersaing melalui proses seleksi yang terstruktur.

Pada babak final, Kodam XVII/Cenderawasih berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Kodam V/Brawijaya, sedangkan Kodam II/Sriwijaya finis di urutan ketiga. Hasil ini menunjukkan kemampuan para peserta dari berbagai daerah dalam bersaing di tingkat nasional.

Ketua Bidang Kompetisi Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) sekaligus Wakil Ketua Panitia Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, Canka Adzana Jagad Subiyanto, mengatakan kompetisi tersebut dirancang untuk menjangkau komunitas esports di berbagai daerah sekaligus membuka peluang bagi talenta lokal untuk berkembang.

“Melalui Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, kami ingin menghadirkan wadah bagi komunitas esports di berbagai daerah untuk berkompetisi dan menunjukkan potensi terbaik mereka. Dengan mengusung tema ‘Rise as One’, kompetisi ini membawa semangat persatuan di tengah keberagaman Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi talenta-talenta daerah untuk berkembang menjadi atlet esports potensial yang dapat berkontribusi bagi prestasi Indonesia di masa depan. Kami berharap ajang ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak komunitas esports di seluruh Indonesia,” ujar Canka.Menurut Canka, tema Rise as One merepresentasikan semangat persatuan dalam keberagaman sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet potensial dari berbagai daerah yang dapat berkontribusi terhadap prestasi esports Indonesia.

Ketua Umum PBESI M. Herindra menekankan pentingnya membangun ekosistem esports yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mendukung pengembangan potensi atlet secara berkelanjutan.

“PBESI juga terus mendorong lahirnya wajah-wajah baru dalam ekosistem esports Indonesia yang merepresentasikan generasi muda yang dinamis, modern, dan penuh warna. Mereka bukan hanya atlet dan pelaku esports, tetapi juga dapat menjadi representasi prestasi Indonesia di panggung dunia. Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia bukan sekadar penonton dalam perkembangan esports global, melainkan mampu mengambil peran sebagai salah satu kekuatan yang diperhitungkan di dunia,” ujar Herindra.

Melalui kompetisi ini, esports juga menjadi ruang interaksi antara TNI dan generasi muda melalui kegiatan olahraga yang dekat dengan perkembangan zaman. Ajang tersebut membawa pesan persatuan sekaligus mendorong anak muda untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi melalui esports.

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 diharapkan dapat memperluas partisipasi komunitas esports di berbagai wilayah dan memperkuat pembinaan atlet daerah. Dengan kompetisi yang terstruktur dan berkelanjutan, talenta lokal diharapkan memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Topik Menarik