MUI Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Bukan Karena Sentimen Agama
Majelis Ulama Indonesia (MUI) membantah tegas anggapan sejumlah pihak yang menyebut penolakan konser Andrea Bocelli di Indonesia bermotif sentimen keagamaan. MUI menegaskan sikap penolakan itu berakar murni dari persoalan etika, moralitas, dan kemanusiaan universal.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof. Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A., menegaskan latar belakang agama Andrea Bocelli sama sekali bukan alasan bagi MUI untuk menolak kedatangannya.
"Penolakan MUI atas karena itu juga, bukan karena lagu, bukan karena Kristen. Sekarang mulai ada kelompok tertentu yang mencoba membangun narasi: MUI menolak konser ini karena beliau itu adalah Katolik yang taat. Tidak ada kaitannya dengan soal agama! Ini kaitannya dengan humanity, ini kaitannya dengan kemanusiaan," kata Prof. Sudarnoto dalam diskusinya di kantor MUI Pusat, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Baca Juga : Polresta Magelang Cabut Izin Konser Andrea Bocelli di Candi BorobudurGuru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengungkapkan, penolakan dipicu oleh rekam jejak Bocelli yang pernah terlibat secara sadar dalam penggalangan dana bagi militer Israel lewat panggung konser Friends of the Israel Defense Forces (FIDF) pada tahun 2010 silam.
"Kami tidak bisa menerima tamu yang telah memberikan dukungan terhadap pembunuhan yang sangat mengerikan. Seharusnya Bocelli menolak, tapi tidak. Kalau dia mau, sebenarnya dia tolak. Kalau memang memihak kepada kemanusiaan, dia harusnya tolak karena tahu betul IDF itu adalah mesin pembunuh yang sangat luar biasa," beber Sudarnoto di hadapan para tokoh lintas agama dan budayawan.
Selain melanggar nurani kemanusiaan dan Pembukaan UUD 1945, langkah dinilai Bocelli bertentangan dengan komitmen umat Islam sebagaimana tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Perjuangan Palestina.
Baca Juga : MUI Tetap Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Bagaimana Sikap Pemerintah?
"Haram hukumnya orang Islam terutama mendukung Israel dan mendukung pendukung Israel. Pendukung Israel dalam hal ini secara langsung atau tidak langsung adalah Andrea Bocelli, karena telah menyediakan diri menggalang dana yang sangat besar untuk IDF," tegasnya.Sebagai bentuk ketegasan sikap MUI, resmi menyatakan empat poin pernyataan sikap:
1. Menolak dengan tegas seluruh rencana konser Andrea Bocelli di wilayah Republik Indonesia.
2. Mendorong pemerintah agar segera bertindak tegas dengan tidak menerbitkan izin serta membatalkan seluruh agenda pertunjukan musik tersebut.
3. Meminta pemerintah tetap Istiqomah memajukan sektor ekonomi kreatif yang steril dan tidak terafiliasi dengan zionis Israel demi menjaga kedaulatan bangsa.
4. Mengimbau manajemen Andrea Bocelli dan pihak promotor untuk menghormati putusan ini tanpa memicu narasi yang memecah belah publik.










