Berlliana Lovell Diduga Dilecehkan saat Live hingga Mental Terpukul
Selebgram sekaligus aktris Berlliana Lovell menjadi sorotan setelah mengungkap pengalaman tidak menyenangkan saat melakukan siaran langsung bersama kreator konten asal Sumatera, Amat Jelangskuy. Berlliana mengaku terpukul secara mental setelah diduga mengalami pelecehan verbal seksual dalam sesi live tersebut.
Melalui unggahan Instagram Story pada Kamis (15/10/2026), Berlliana menyuarakan kekecewaannya atas kejadian yang dialaminya. Ia mengungkapkan bahwa luka yang dirasakannya bukan hanya berasal dari ucapan yang diduga melecehkan, tetapi juga respons orang-orang yang menyaksikan kejadian tersebut.
Menurut Berlliana, sejumlah orang yang mendengar ucapan tersebut justru tertawa. Respons itu membuatnya semakin sedih karena tindakan yang menyakitkan dirinya seolah dianggap sebagai bahan hiburan.
Baca Juga : Sarwendah Ungkap Alasan Unggah Video Ruben Onsu, Bukan Emosi Sesaat
"Yang lebih menyakitkan, bukan cuma kata-kata pelecehan yang aku terima, tapi juga reaksi orang-orang yang mendengarnya dan malah tertawa," ungkap Berlliana melalui Instagram Story.Ia pun mempertanyakan alasan pelecehan terhadap seseorang bisa dianggap lucu oleh orang lain.
"Aku cuma mau tanya, bagian mana yang lucu dari melecehkan seseorang?" sambungnya.
Di tengah kekecewaan tersebut, Berlliana menegaskan bahwa dirinya memilih tidak membalas perlakuan yang diterimanya dengan menghina fisik orang lain.
Ia mengaku bisa saja melakukan hal serupa, tetapi tidak ingin menjadikan kekurangan fisik seseorang sebagai bahan serangan. Baginya, menyakiti orang lain bukanlah tindakan yang bisa dibenarkan, sekalipun dirinya merasa telah diperlakukan tidak pantas.
"Aku bisa aja melakukan hal yang sama, tapi aku memilih untuk nggak merendahkan fisik seseorang, karena aku tahu rasanya menyakiti orang lain itu nggak benar," tulisnya.Berlliana juga menegaskan bahwa mengetahui kekurangan fisik seseorang tidak serta-merta memberikan hak kepada siapa pun untuk merendahkannya.
"Aku bisa melihat kekurangan fisik seseorang, tapi itu nggak pernah memberiku hak untuk menghina dia. Lalu kenapa dia merasa punya hak untuk melecehkan aku?" lanjutnya.
Baca Juga : Syifa Hadju Nonaktifkan Instagram Eksklusif Gegara Dikritik Mahal tapi Jarang Posting
Tak hanya menyampaikan kekecewaan terhadap dugaan pelecehan yang dialaminya, Berlliana juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap tindakan tersebut sebagai lelucon.
Ia menilai, sesuatu yang mungkin hanya menjadi hiburan selama beberapa detik bagi penonton dapat meninggalkan dampak emosional yang panjang bagi orang yang menjadi sasaran."Mungkin buat kalian itu cuma hiburan beberapa detik. Tapi pernah nggak kalian berpikir bagaimana rasanya menjadi orang yang dijadikan bahan tertawaan itu?" ujar Berlliana.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa pelecehan verbal bukan sekadar persoalan ucapan, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap orang lain. Respons lingkungan yang menertawakan atau menormalisasi tindakan tersebut pun dapat menambah beban bagi korban.
Hingga berita ini ditulis, pernyataan Berlliana menjadi sorotan di media sosial. Dugaan pelecehan tersebut tetap perlu dilihat secara proporsional berdasarkan keterangan pihak-pihak terkait.










