Kapolri Jenderal Suyudi Ganti Dirtipidum Bareskrim Polri yang Tangani Kasus Diplomat Arya Daru Pangayunan
Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengganti Brigjen Pol Wira Satya Triputra yang menjabat Dirtipidum Bareskrim Polri. Jenderal bintang 1 lulusan Akpol 1996 itu kemudian menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang STIK Lemdiklat Polri.
Wira ketika menjabat Dirreskrimum Polda Metro Jaya menangani kasus kematian Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan pada Juli 2025. Arya meninggal dengan kepala dan wajah terlilit lakban di kamar kosnya Menteng, Jakarta Pusat.
Baca juga: Kapolri Jenderal Suyudi Geser 3 Kapolda pada Mutasi 10 Oktober 2026, Ini Nama-namanya
Setelah serangkaian penyelidikan digital dan forensik yang mendalam, Wira mengumumkan bahwa tidak ditemukan unsur pidana atau keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.
Gempa M6,2 Guncang Maluku Barat Daya
Mantan Kapolres Lahat itu juga pernah menangani kasus pembunuhan Kepala Cabang Bank bernama Muhammad Ilham Pradipta pada September 2025. Kemudian, pada Mei 2026 menggerebek pusat operasional judi online lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Dalam operasi ini, Bareskrim menangkap 321 WNA.Adapun pengganti Wira yakni Brigjen Pol Susatyo Purnomo Condro yang sebelumnya menjabat Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri.
Kebijakan mengenai mutasi, rotasi, dan promosi jabatan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Kapolri memutasi sebanyak 199 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen).Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.
“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Isir di Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Dia mengapresiasi para pejabat yang telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi bagi organisasi. Pengabdian tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pejabat berikutnya untuk melanjutkan program dan meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.
Kepada para pejabat yang mendapat amanah baru, Isir berharap segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan kesinambungan program yang telah dilaksanakan.“Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat,” katanya.
Menurut dia, penguatan organisasi melalui mutasi jabatan harus sejalan dengan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.
“Semangat tersebut sejalan dengan tagline Polisi Bersama Masyarakat. Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ucap Isir.









