Peringkat UGM di THE WUR 2027 Melesat ke 801-1000 Dunia

Peringkat UGM di THE WUR 2027 Melesat ke 801-1000 Dunia

Gaya Hidup | sindonews | Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:35
share

Daftar pemeringkatan perguruan tinggi Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027 telah dirilis. Universitas Gadjah Mada (UGM) mencatat kenaikan signifikan di daftar bergengsi tersebut.

Dalam pemeringkatan yang dirilis pada 30 September 2026 tersebut, UGM menempati kelompok peringkat 801–1000 dunia, meningkat dari kelompok 1201–1500 pada edisi sebelumnya.

Baca juga: 4 UIN Masuk 10 Besar Kampus dengan Kualitas Riset Terbaik Versi THE WUR 2027Sedangkan di tingkat nasional, dari 42 perguruan tinggi di Indonesia yang mendapatkan ranking dunia di THE WUR 2027, UGM masuk dalam kelompok peringkat kedua bersama UIN Sunan Kalijaga.

Menurut Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Dr. Wening Udasmoro, UGM dan UIN Sunan Kalijaga berada dalam kelompok peringkat dunia yang sama. Urutan nama perguruan tinggi dalam kelompok tersebut mengikuti alfabetis, sehingga urutan yang muncul dalam daftar tidak menunjukkan perbedaan posisi peringkat.

“Kita sangat merasa bersyukur ya UGM mempertahankan posisinya di ranking dua nasional bersama dengan UIN,” ujar Wening, melansir laman UGM, Sabtu (10/10/2026).Baca juga: 42 Universitas Terbaik Indonesia Masuk Peringkat THE WUR 2027, Ada Kampusmu?

THE WUR 2027 mencakup 2.297 universitas dari 118 negara. Pemeringkatan ini menggunakan lima indikator utama, yakni Teaching dengan bobot 29,5 persen, Research Environment sebesar 29 persen, Research Quality sebesar 30 persen, Industry sebesar 4 persen, serta International Outlook sebesar 7,5 persen.

Kelima indikator tersebut menggambarkan kinerja perguruan tinggi dalam pengajaran, lingkungan dan kualitas penelitian, keterkaitan dengan industri, serta perspektif internasional.

Wening berujar skor UGM meningkat pada seluruh indikator yang dinilai. Pada indikator Teaching, skor UGM naik dari 33,1 menjadi 37,1. Skor Research Environment meningkat dari 24,0 menjadi 33,1, sedangkan Research Quality naik dari 31,3 menjadi 36,3. Pada indikator Industry, skor meningkat dari 57,2 menjadi 58,5, sementara International Outlook naik dari 43,9 menjadi 50,0.

Dari kelima indikator tersebut, Research Environment menjadi salah satu capaian penting UGM. Pada indikator ini, UGM memperoleh skor tertinggi di tingkat nasional. Capaian tersebut mencerminkan kekuatan ekosistem penelitian UGM, yang meliputi reputasi penelitian, kemampuan memperoleh pendanaan riset, serta produktivitas publikasi ilmiah.Peningkatan skor pada seluruh indikator menunjukkan perkembangan kinerja UGM dalam berbagai aspek yang dinilai THE. Meski demikian, hasil pemeringkatan tidak hanya perlu dibaca melalui posisi universitas dalam daftar, tetapi juga melalui indikator yang menggambarkan kekuatan dan ruang pengembangan masing-masing perguruan tinggi.

Wening mengatakan UGM akan terus memperkuat aspek-aspek kinerja yang masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, pemeringkatan merupakan salah satu cara masyarakat melihat kinerja perguruan tinggi, bukan tujuan utama institusi. “Kita akan terus-menerus melakukan penguatan di dalam berbagai aspek yang kita merasa masih perlu ditingkatkan,” katanya.

Ke depan, UGM berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas pendidikan dan penelitian serta meningkatkan kontribusi akademiknya.

Topik Menarik