Terseret Kasus Investasi Bodong, Kirana Larasati Sudah Putus Kontrak dengan Divine Gold Jewelry

Terseret Kasus Investasi Bodong, Kirana Larasati Sudah Putus Kontrak dengan Divine Gold Jewelry

Gaya Hidup | sindonews | Jum'at, 9 Oktober 2026 - 17:55
share

Aktris Kirana Larasati akhirnya mengambil langkah tegas setelah namanya terseret dalam dugaan kasus investasi bodong logam mulia hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Kirana memastikan dirinya telah memutus hubungan kerja sama secara sepihak dan siap bersikap kooperatif jika dipanggil oleh pihak berwenang.

Artis berusia 39 tahun itu mengaku ikut prihadin melihat keresahan para korban. Ia menegaskan bahwa dirinya telah menyetop seluruh aktivitas promosi sejak masalah mencuat. Melalui kuasa hukumnya, surat pemutusan kerja sama resmi dilayangkan kepada manajemen Nellava Bullion.

"Yang kedua, setelah mengetahui adanya berbagai persoalan dan keluhan yang berkembang, saya telah menghentikan aktivitas promosi saya terkait Nellava dan per tanggal 18 September 2026 di hari Jumat kemarin, kuasa hukum saya telah melayangkan surat pemutusan kerja sama dengan perusahaan tersebut," tegas Kirana dikutip dari unggahannya.

Baca Juga : Jennifer Coppen hingga Kirana Larasati Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar, Korban Lapor PolisiTak hanya itu, bintang film Slank Nggak Ada Matinya ini juga mengaku siap untuk membantu aparat penegak hukum jika keterangannya dibutuhkan dalam proses penyelidikan.

"Yang ketiga, saya ingin menegaskan bahwa saya siap untuk bersikap kooperatif dan memberikan informasi yang saya miliki apabila dibutuhkan oleh pihak yang berwenang," ujar Kirana.

Kirana juga menolak berspekulasi lebih jauh dan memilih menghormati seluruh proses hukum yang sedang maupun akan bergulir.

"Untuk saat ini saya tidak mau berspekulasi ataupun menyampaikan informasi yang saya tidak bisa pertanggungjawabkan kebenarannya, karena saya menghormati proses hukum yang sedang ataupun akan jalan," pungkasnya.

Seperti diketahui, korban dugaan investasi bodong berupa emas dan perak PT Divine Gold Jewelry, Bernard, resmi membuat laporan ke Bareskrim Mabes Polri pada Jumat (9/10/2026).Kepada wartawan, Bernard mengaku harus menelan pil pahit setelah uang miliknya senilai Rp1 miliar raib imbas dugaan penipuan berkedok pre-order (PO) emas dan perak tersebut.

Baca Juga : Libatkan Sejumlah Influencer, Korban Ungkap Modus Investasi Bodong Logam Mulia

"Awal mulanya saya juga takut karena ini sistemnya PO, ada uang tapi belum ada barang. Jadi saya beli cuma sedikit dulu. Menunggu 1 bulan beneran dikirim, lalu saya tes keasliannya ke toko emas, dites kadar peraknya, dan benar itu asli. Jadi ya saya beli terus, jadi umpannya itu asli," ucap Bernard usai membuat laporan.

Kepercayaannya meningkat karena perusahaan tersebut membuka gerai fisik di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Namun, masalah mulai muncul saat pengiriman barang kerap molor dengan dalih operasional libur Lebaran.

Puncaknya terjadi sekitar bulan Juli hingga Agustus, ketika pihak manajemen menggelar promo diskon besar-besaran yang membuatnya kembali memesan dalam jumlah fantastis."Terakhir di bulan Juli-Agustus itu mulailah gencar-gencar diskon, diskonnya fantastis sampai satu kali lipat lebih bahkan. Yang sudah terealisasi untuk perak ada sekitar 6 kilogram, tapi total nominal yang belum terealisasi saya hitung sekitar Rp1 miliar," keluh Bernard.

Bernard disinyalir menjadi salah satu dari sedikitnya 85 korban yang tercatat oleh tim kuasa hukumnya. Hingga laporan resmi didaftarkan, total kerugian gabungan para korban disinyalir telah menembus angka Rp25 miliar dan diprediksi masih terus bertambah.

Kuasa hukum korban, Bionda Johan Anggara, mengungkapkan bahwa keterlibatan para figur publik dan influencer tersebut menjadi faktor utama para kliennya berani menggelontorkan dana hingga miliaran rupiah.

"Tetapi yang paling utama sebenarnya, setelah kami kroscek mengapa para korban ini semua tertarik, karena adanya publik figur. Itu adanya influencer, di mana kami sebutkan inisialnya adalah JC (Jennifer Coppen), KL (Kirana Larasati), terus satu lagi adanya NN (Nope Novian)," ujar Bionda.

Topik Menarik