Leonardo DiCaprio Buka Suara soal Karhutla Indonesia, Soroti Nasib Orangutan

Leonardo DiCaprio Buka Suara soal Karhutla Indonesia, Soroti Nasib Orangutan

Gaya Hidup | sindonews | Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:52
share

Aktor Hollywood sekaligus aktivis lingkungan Leonardo DiCaprio menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Lebih dari 800 ribu hektare hutan di Kalimantan dan Sumatera dilaporkan terbakar, mengancam habitat satwa liar hingga memicu krisis lingkungan yang lebih luas.

Melalui unggahan video di akun Instagram-nya, Minggu (4/10/2026), Leonardo DiCaprio mengangkat dampak karhutla terhadap hutan dan keanekaragaman hayati, terutama nasib orangutan Kalimantan yang kehilangan habitatnya.

“Darurat: Kalimantan sedang terbakar, dengan lebih dari separuh orangutan Kalimantan di dunia berada dalam bahaya,” tulis DiCaprio dalam unggahannya.

Dia menyebut lebih dari 2 juta acre atau sekitar 800 ribu hektare hutan di Kalimantan dan Sumatera telah terbakar. Luas tersebut bahkan disebut lebih dari 10 kali ukuran New York City.

Baca Juga : 84 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Lahan Open Access, Pakar: Utamakan PencegahanPerubahan Iklim Memperparah Risiko Karhutla

DiCaprio menjelaskan, perubahan iklim membuat kawasan hutan di Kalimantan semakin kering dan panas sehingga lebih rentan terbakar. Kebakaran juga kerap dipicu aktivitas manusia, termasuk pembukaan hutan untuk kepentingan pertanian.

Menurut dia, kebakaran di lahan gambut menjadi persoalan serius karena kawasan tersebut menyimpan karbon dalam jumlah besar. Ketika gambut terbakar, karbon yang tersimpan dilepaskan ke atmosfer dan memperburuk krisis iklim.

Dampaknya tidak berhenti pada kerusakan hutan. Kebakaran juga mengancam keanekaragaman hayati serta mempersempit ruang hidup berbagai satwa yang bergantung pada ekosistem hutan.

Baca Juga : Leonardo DiCaprio Genap 50 Tahun, Kini Lebih Selektif Pilih PeranOrangutan Kehilangan Habitat, Jutaan Orang Terpapar Asap

Salah satu dampak yang disoroti DiCaprio adalah nasib orangutan Kalimantan. Dalam video yang diunggahnya, terlihat orangutan yang dievakuasi dari kawasan terdampak kebakaran setelah habitatnya terancam.

Orangutan tersebut diselamatkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Kalimantan Tengah dengan dukungan BOS Foundation. Satwa itu kemudian mendapatkan perawatan dokter hewan.

DiCaprio juga mengingatkan bahwa karhutla berdampak langsung terhadap manusia. Lebih dari lima juta orang di Indonesia disebut telah terpapar asap kebakaran hutan dan lahan.

Selain orangutan, kebakaran turut mengancam owa berjanggut putih Kalimantan (Bornean White-bearded Gibbon). Satwa yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di pepohonan itu memiliki ruang terbatas untuk menyelamatkan diri ketika api melahap hutan di sekitarnya. Upaya Penanganan Karhutla

DiCaprio turut menyoroti keterlibatan berbagai pihak dalam merespons kebakaran, mulai dari petugas pemadam kebakaran, penyelamat satwa liar, organisasi konservasi, hingga pemerintah Indonesia.

Sorotan aktor yang dikenal aktif menyuarakan isu lingkungan tersebut kembali mengingatkan bahwa karhutla bukan sekadar persoalan kebakaran lahan. Bencana ini berkaitan erat dengan perubahan iklim, perlindungan habitat satwa, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan ekosistem hutan.

Besarnya luas hutan yang terbakar menjadi pengingat pentingnya upaya pencegahan, penanganan kebakaran, serta perlindungan kawasan hutan dan gambut agar kerusakan lingkungan tidak semakin meluas.

Topik Menarik