Dituding Provokasi Malaysia, Jennifer Coppen Ungkap Bukti dan Klarifikasi

Dituding Provokasi Malaysia, Jennifer Coppen Ungkap Bukti dan Klarifikasi

Gaya Hidup | sindonews | Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:09
share

Jennifer Coppen buka suara setelah dirinya ramai dituding menjelek-jelekkan Malaysia usai hasil fase grup FIFA ASEAN Cup 2026. Polemik itu muncul setelah Malaysia menang telak 6-0 atas Singapura pada laga terakhir Grup A, Kamis (1/10/2026).

Meski meraih kemenangan besar, Malaysia tetap gagal melaju ke final karena kalah produktivitas gol dari Timnas Indonesia. Di pertandingan lain, Timnas Indonesia berhasil menghancurkan Bangladesh dengan skor 9-2.

Baca juga: Sarwendah Bujuk Anak Bertemu Ruben Onsu, Hasil Tes Psikologi Terungkap

Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin dengan selisih gol +9, tetapi skuad Garuda berhak berada di posisi teratas karena mencetak total 11 gol sepanjang fase grup, sementara Malaysia mengoleksi sembilan gol.

Kegagalan Malaysia melaju ke final kemudian mendapat berbagai respons dari warga Malaysia di media sosial. Salah satunya berujung pada Jennifer Coppen yang ikut memberikan balasan.Jennifer kemudian dituding sebagai pihak yang ikut memanaskan situasi karena dianggap menjelek-jelekkan Malaysia. Namun, Jennifer membantah tudingan tersebut.

Baca juga: Viral Ria Ricis Batal Naik Helikopter Gegara Petugas Jutek, Fly Bali Beri Klarifikasi

Ia bahkan menunjukkan bukti berupa video dan komentar yang menurutnya memperlihatkan bahwa dirinya bukan pihak yang lebih dulu memulai persoalan.

“Sini deh ya aku kasi faktanya aja, yang mulai duluan siapa di video TikTok ini?” tulis Jennifer melalui utas di Threads pada Jumat (2/10/2026).

Jennifer mengaku dirinya hanya membalas komentar bernada sarkas yang lebih dulu ditujukan kepada Indonesia. Ia pun mempertanyakan mengapa balasan darinya justru dianggap sebagai bentuk serangan.“Giliran aku imbangin bales sarcass langsung tersakiti semua? Padahal mencaci pun engga,” lanjutnya.

Jennifer juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki masalah dengan masyarakat Malaysia. Ia hanya meminta agar Indonesia dan para pemain Timnas tidak dihina.

“I have nothing against Malaysian people ever, but don’t disrespect our country and players,” tegas Jennifer.

Ia mengaku memahami jika ada pula masyarakat Indonesia yang memberikan komentar tidak menyenangkan kepada warga Malaysia. Namun, menurut Jennifer, hal itu tidak seharusnya membuat pihak yang lebih dulu menyerang kemudian merasa menjadi korban ketika mendapat balasan.

“We understand our people disrespect you too, but jangan merasa tersakiti kalo kalian sudah yakin ga menyakiti warga Indonesia,” sambungnya.Hujatan yang diterima Jennifer pun tak hanya ditujukan kepada dirinya. Ia mengungkap bahwa putrinya, Kamari, turut menjadi sasaran komentar negatif dari sejumlah netizen.

Jennifer mengaku tidak terlalu memedulikan jika dirinya dihujat atau dihina. Namun, ia geram ketika serangan tersebut mulai diarahkan kepada anaknya yang dinilai tidak ada kaitannya dengan persoalan tersebut.

“And me? Aku mau kalian hujat katain kaya gimanapun percayalah ga masuk di telinga dan hati jadi silahkan saja,” tulis Jennifer.

“But if you hate on a child and innocent child you’re the most disgusting human being ever,” lanjutnya.

Jennifer bahkan menegaskan dirinya tidak akan memaafkan orang yang menyerang Kamari dan meminta mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya. Di akhir unggahannya, Jennifer kembali membantah jika dirinya sedang berusaha mencari simpati dengan memosisikan diri sebagai korban. Ia mengatakan hanya ingin menyampaikan fakta dari sudut pandangnya. Jennifer juga mengaku tidak ambil pusing dengan hujatan yang terus diarahkan kepadanya.

Ia mempersilakan netizen untuk tetap membencinya karena merasa sudah pernah menghadapi hal yang lebih berat.

“You can continue hating on me just know that i don’t care so goodluck been through worse,” pungkas Jennifer.

Topik Menarik