Gejolak Minyak Dunia, China Kerek Harga Bensin 24 dan Solar 26
China menaikkan harga acuan bensin dan solar di tengah gejolak harga minyak global meski pemerintah membatasi kenaikannya agar jauh di bawah hasil perhitungan mekanisme harga normal. Berdasarkan penyesuaian tersebut, harga eceran bensin tercatat 24 dan diesel 26 lebih tinggi dibandingkan level yang ditetapkan pada penyesuaian terakhir sebelum perang Iran dimulai.
Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China (NDRC), lembaga perencana ekonomi negara itu, menyatakan kenaikan aktual yang diberlakukan mencapai 395 yuan per ton untuk bensin dan 385 yuan per ton untuk diesel. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan hasil perhitungan berdasarkan mekanisme penetapan harga normal yang seharusnya menghasilkan kenaikan 830 yuan per ton untuk bensin dan 800 yuan per ton untuk diesel.
Baca Juga:80 Negara Panik Bunyikan Alarm Krisis Energi Global, Kepung PBB Desak Selat Hormuz Dibuka
Dengan demikian, terdapat selisih 435 yuan per ton untuk bensin dan 415 yuan per ton untuk diesel antara kenaikan berdasarkan formula normal dan kenaikan yang benar-benar diterapkan. Selisih tersebut merupakan perbedaan aritmetika antara kedua mekanisme perhitungan dan bukan nilai subsidi yang dicatat oleh pemerintah China.
NDRC menjelaskan keputusan tersebut didasarkan pada perkembangan harga minyak internasional selama periode peninjauan yang mengalami kenaikan, kemudian penurunan, sebelum kembali meningkat. Dikutip dari Energinews.pro, harga yang diumumkan merupakan harga acuan untuk kualitas BBM tertentu dalam satuan per ton dan tidak secara otomatis berarti kenaikan harga di tingkat pompa dengan besaran yang sama di seluruh provinsi China.
Pembatasan kenaikan harga tersebut bukan kali pertama dilakukan pada 2026. Pada 11 September, NDRC memangkas kenaikan berdasarkan perhitungan normal dari 435 yuan menjadi 260 yuan per ton untuk bensin dan dari 420 yuan menjadi 250 yuan untuk diesel; sementara pada 23 Maret, kenaikan yang semestinya mencapai 2.205 yuan untuk bensin dan 2.120 yuan untuk diesel dibatasi masing-masing menjadi 1.160 yuan dan 1.115 yuan per ton.
Baca Juga:Daftar Negara yang Tetap Berada di Ruang Sidang PBB Saat Netanyahu Berpidato, Nomor 33 dan 34 Bikin Kaget
Langkah serupa juga diterapkan pada 7 April 2026, ketika kenaikan berdasarkan formula sebesar 800 yuan per ton untuk bensin dan 770 yuan untuk diesel dipangkas menjadi 420 yuan dan 400 yuan. Sebaliknya, penyesuaian pada 24 Februari dan 9 Maret, yang mendahului konflik yang dirujuk NDRC, masih mengikuti mekanisme normal dengan kenaikan masing-masing 175 yuan dan 170 yuan, kemudian 695 yuan dan 670 yuan per ton untuk bensin dan diesel.
NDRC meminta perusahaan penyulingan dan distribusi BBM menjaga produksi serta kelancaran transportasi untuk memastikan pasokan tetap tersedia. Pemerintah daerah juga diminta mengawasi penerapan harga baru di wilayah masing-masing, sementara pernyataan NDRC tidak merinci dampak pembatasan kenaikan tersebut terhadap biaya perusahaan maupun margin pengolahan BBM.









