Perluas Partisipasi Politik Warga Pedalaman, Partai Perindo Gencarkan Rekrutmen KTA Offline di Pelosok Kalteng

Perluas Partisipasi Politik Warga Pedalaman, Partai Perindo Gencarkan Rekrutmen KTA Offline di Pelosok Kalteng

Nasional | sindonews | Kamis, 24 September 2026 - 11:42
share

Keterbatasan infrastruktur jaringan di wilayah pedalaman Kalimantan Tengah kerap menjadi hambatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam ruang politik. Tantangan geografis ini menuntut pendekatan yang lebih inklusif agar hak demokrasi warga tetap terfasilitasi secara merata.

Merespons kondisi tersebut, Partai Perindo menghadirkan solusi konkret melalui penguatan pendataan Kartu Tanda Anggota (KTA) secara luring (offline). Langkah strategis ini dibahas mendalam dalam Workshop Kader dan Konsolidasi Pemenangan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (23/9/2026).

Pertemuan yang dihadiri Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah dan Wakil Ketua Umum Tama S. Langkun ini bertujuan merumuskan langkah pemenangan. Partai yang pro ekonomi ini memastikan konsolidasi menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok.

Ferry menjelaskan, sistem pendataan daring selama ini menghadapi kendala infrastruktur komunikasi di sejumlah wilayah. "KTA online memiliki barrier jaringan ataupun infrastruktur dan lain sebagainya. Oleh karena itu, kita sekarang sedang melakukan upaya-upaya dengan penguatan KTA offline," kata Ferry di lokasi acara.

Baca Juga: Gelar Workshop di Kalteng, Partai Perindo Bidik Satu Fraksi di Tiap Kabupaten/KotaMelalui terobosan tersebut, setiap pengurus di wilayah terpencil kini dapat menjaring keanggotaan tanpa bergantung pada koneksi internet. Data anggota kemudian akan diinventarisir secara rinci sebelum diintegrasikan ke dalam sistem informasi partai politik.

"Jadi, teman-teman operator atau pengurus di mana pun bisa melakukan penjaringan keanggotaan. Setelah itu, kita masukkan ke dalam data center, kemudian kita tabulasi dalam sistem informasi partai politik," ujar Ferry.

Selain administrasi, agenda utama lainnya adalah pelaksanaan bedah daerah pemilihan untuk menyelaraskan kekuatan dari tingkat pusat hingga daerah. Langkah ini dinilai krusial untuk menempatkan kader potensial secara efektif dalam memperjuangkan aspirasi dan ekonomi warga.

Ferry meyakini Kalimantan Tengah memiliki reputasi yang sangat baik dan menyimpan potensi kemenangan yang besar pada pemilu mendatang. "Dan saya meyakini bahwa Kalimantan Tengah punya satu reputasi yang cukup baik, maka bisa menghasilkan anggota dewan yang cukup signifikan. Nah, oleh karena itu, kita harus pertahankan itu, bahkan harus kita tingkatkan," tegasnya.

Semangat optimisme tersebut disambut positif oleh jajaran pengurus wilayah yang selama ini berhadapan langsung dengan kendala geografis. Ketua DPW Partai Perindo Kalimantan Tengah Sengkon H. Tawat mengaku sangat terbantu dengan adanya skema pendaftaran luring ini.Sengkon mengungkapkan, antusiasme masyarakat untuk bergabung sebenarnya cukup tinggi, namun kerap terbentur kendala akses pendaftaran daring.

"Kalau untuk rekrutmen, saya kira tidak terlalu sulit. Cuma aksesnya saja yang memang selama ini menjadi kendala, karena jaringan kita. Dengan adanya program DPP untuk memberikan pemahaman terhadap bagaimana administrasi keanggotaan secara offline, kami merasa dimudahkan," ujar Sengkon.

Berbekal solusi tersebut, kepengurusan di Kalimantan Tengah kini menetapkan target pembentukan struktur partai yang agresif hingga akhir tahun. Saat ini, kepengurusan tingkat kecamatan atau DPC telah terbentuk hampir 100 persen secara kelembagaan.

Sengkon sangat optimis target konsolidasi dan penyusunan struktur pengurus di seluruh wilayah akan tuntas dalam waktu dekat. "Target kami terkait kelengkapan DPC saya meyakini selesai di bulan November yang akan datang," ungkapnya.

Konsolidasi struktural dan kemudahan akses keanggotaan ini diharapkan mampu meloloskan partai sebagai peserta pemilu. Keseriusan kader di tingkat basis menjadi kunci utama agar visi penguatan ekonomi kerakyatan dapat terus diperjuangkan melalui jalur legislatif.

Topik Menarik