Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Program Bapak Asuh dan Sahabat Pelajar Polda Metro Jaya

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Program Bapak Asuh dan Sahabat Pelajar Polda Metro Jaya

Nasional | sindonews | Kamis, 17 September 2026 - 18:03
share

Polda Metro Jaya menggagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar. Program tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat kedekatan polisi dengan generasi muda.

Program tersebut dinilai humanis karena menempatkan pendekatan persuasif dan kepedulian terhadap pelajar sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Penasihat Ahli Kapolri Edi Saputra Hasibuan, menilai program yang digagas Kapolda Metro Jaya tersebut dapat menjadi jembatan komunikasi antara polisi, pelajar, sekolah, dan masyarakat.

Baca juga: Polda Metro Ungkap Pelaku Kerusuhan Demo 27 Agustus Dibayar Rp40-70 Ribu Per Orang

“Kita melihat program Kapolda Metro Jaya ini sangat strategis dan humanis. Pendekatan kepada pelajar tidak hanya berbicara soal keamanan, tetapi juga membangun komunikasi, keteladanan, dan rasa saling percaya antara polisi dengan generasi muda,” kata Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (Adihgi) ini, Kamis (17/9/2026).Anggota Kompolnas periode 2012–2016 itu mengatakan, kedekatan Polri dengan pelajar penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Lihat video: AKSI UNJUK RASA RICUH! Pelajar Dianiaya Massa Karena Dituduh Intel!

“Polri tidak cukup hanya hadir ketika terjadi masalah. Polri juga harus hadir untuk mendengar, membimbing, dan menjadi sahabat bagi pelajar. Pendekatan seperti ini akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujarnya.

Program tersebut diluncurkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri di Balai Sarbini, Jakarta, dan dihadiri para kepala sekolah se-DKI Jakarta serta pejabat utama Polda Metro Jaya.

Edi melihat program ini sangat baik dan berharap program tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilaksanakan secara konsisten dan terukur sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan para pelajar.

“Kita meyakini kalau komunikasi dibangun sejak dini, maka akan tumbuh generasi muda yang memahami hukum, menghargai aturan, dan memiliki hubungan positif dengan Polri. Ini merupakan investasi penting untuk mewujudkan kamtibmas yang kondusif,” katanya.

Topik Menarik