Selongsong Peluru Kaliber 5,56 Ditemukan di Lokasi Sopir Travel Ditembak KKB

Selongsong Peluru Kaliber 5,56 Ditemukan di Lokasi Sopir Travel Ditembak KKB

Nasional | sindonews | Kamis, 17 September 2026 - 12:13
share

Satgas Operasi Damai Cartenz menemukan selongsong peluru laras panjang saat melakukan evakuasi jasad sopir travel berinsial AS yang diduga ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Ditemukan juga sebuah tas yang berisi identitas korban.

"Ditemukan satu butir selongsong amunisi laras panjang kaliber 5,56 milimeter serta satu buah tas yang berisi identitas korban,” kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo, Kamis (17/9/2026).

Yusuf memastikan, pihaknya terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian tersebut, termasuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang terlibat.

Baca juga: KKB Lagi-lagi Tembak Mati Warga Sipil, TNI Kejar Pelaku

“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengejar dan menangkap pelaku kejahatan ini,” ujar Yusuf.

Yusuf menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mendalami informasi keterlibatan KKB wilayah Kodap III Ndugama yang diduga berada di sekitar lokasi kejadian.

“Ada informasi yang mengarah kepada kelompok Kodap III Ndugama yang berada di sekitar lokasi, namun informasi tersebut masih harus kami dalami dan verifikasi lebih lanjut,” tutur Yusuf.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan gangguan keamanan.

“Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai dugaan kekerasan terhadap masyarakat di wilayah Habema. Kami melakukan langkah penanganan secara profesional dan terukur, mulai dari pencarian, TPTKP, olah TKP, pengamanan barang bukti, hingga evakuasi korban,” ucapnya. KKB diduga menembak seorang sopir kendaraan lajur rute Wamena–Mbua berinisial AS (41) di kawasan Jalan Poros Habema KM 32, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (15/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi ketika korban AS berangkat dari Ilekma menuju Mbua dengan membawa bahan kebutuhan pokok dan sembilan orang penumpang.

Sekitar pukul 08.30 WIT, rombongan diduga mengalami penghadangan oleh kelompok bersenjata di kawasan Habema. Aparat kemudian menemukan kendaraan dan korban dengan keadaan hangus terbakar.

Topik Menarik